Proses penandatanganan MoU antara Pemda Buton dan Universitas Sampoerna

Laporan: Prasetyo M

PASARWAJO, BP- Kembangkan Sumber Daya Manusia (SDM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton melakukan kerjasama dengan Universitas Sampoerna-Jakarta melalui Program Buton Cerdas.

 Proses penandatanganan MoU antara Pemda Buton dan Universitas Sampoerna
Proses penandatanganan MoU antara Pemda Buton dan Universitas Sampoerna

Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Buton La Bakry dengan pihak Universitas Sampoerna yang diwakili Ida bagus Gede Werdhi Putra, di Sampoerna Strtaegic Square North Tower, Lantai 27 Jl Jenderal Sudirman Jakarta, beberapa hari yang lalu.

Bupati La Bakry menyebut, penandatanganan MoU itu merupakan bukti keseriusan Pemkab Buton dalam meningkatkan kualitas Pendidikan melalui Program Buton Cerdas.

“Ini semua untuk meningkatkan kualitas pendidikan demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Buton yang cerdas,” kata La Bakry.

Orang nomor satu di Kabupaten Buton itu menerangkan, dengan program tersebut, siswa-siswa terbaik Buton akan diseleksi untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Sampoerna.

“Seleksi akan dilakukan oleh pihak universitas dalam 2 tahap. Yang lulus tahap pertama akan ditraining dulu baru masuk tes tahap ke 2,” ujarnya.

Universitas Sampoerna, lanjut La Bakry, juga bekerjasama dengan Universitas Arizona Amerika. Sehingga, yang belajar di sana akan mendapatkan dua ijazah, karena kurikulum sama. Pada semester tertentu mereka akan kuliah di Arizona Amerika.

“Setelah lulus mereka punya pilihan apakah bekerja di perusahaan dan jaringan yang dimiliki Sampoerna group atau kembali ke daerahnya,” terangnya.

baca juga: Hadiri Pesta Adat Bongkana Kopo, La Bakry: Desa Wambulu Bisa Jadi Penyuplai Pangan di Buton

Tak hanya itu, sambung La Bakry, mereka juga akan difasilitasi untuk mengikuti program S2 dan S3 di dalam maupun luar negeri.

“Kuota yang dibutuhkan tidak banyak. Dua hingga lima orang. Mereka yang dinyatakan lolos adalah yang memiliki prestasi akademi terbaik. Mudah-mudahan ada anak Buton lolos dalam program ini,” pungkasnya. (*)

NONTON JUGA VIDEO BERIKUT:

TARI DAUN NIPAH DARI BAUBAU AKAN MASUK DAFTAR TARI NASIONAL

Sanggar Seni Lakologou yang bertempat di Kelurahan Lakologou membuat sebuah tarian khas Baubau yang nantinya akan dimasukkan menjadi salah satu tarian nasional oleh Balai Pelestarian Nilai dan Budaya Provinsi Sulawesi Selatan. Tarian itu bernama Tari Daun Nipah.

Pemilik Sanggar Seni Lakologou Erna SKM saat dikonfirmasi Baubau Post, Kamis (25/06), mengatakan Balai Pelestarian Nilai dan Budaya (BPNB) Provinsi Sulawesi Selatan memfasilitasi untuk membuat sebuah tarian khas Buton. Dengan demikian Erna memutuskan untuk membuat tarian di wilayahnya tepatnya di Lakologou. Tari Daun Nipah dari Baubau akan masuk daftar tari nasional. @BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest