Peliput: La Ode Adrian

BAUBAU, BP – Warga Kelurahan Bataraguru, Kecamatan Wolio Kota Baubau, Adnan meminta keseriusan Pemerintah Kota Baubau dalam mengatasi gangguan keamanan di Kota Baubau. Gangguan keamanan yang dimaksud Mantan Ketua BEM Fakultas Hukum UniVersitas Muhammadiyah Buton (UMB) itu tidak lain mengenai aksi pembusuran yang kerap terjadi di Baubau saat ini.

Adnan yang juga aktif sebagai Anggota Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (Posbakumadin) Cabang Baubau itu menyatakan, kerap terjadinya pembusuran dalam sebulan terakhir ini benar-benar harus menjadi perhatian serius oleh pemerintah kota Baubau.

“Sekarang ini secara umum warga Kota Baubau sudah takut jalan malam. Saya sendiri mulai jam 8 malam itu sudah takut jalan-jalan. kejadian pembusuran yang sudah terjadi beberapa kali dalam sebulan terakhir ini harus disikapi secara serius oleh Pemerintah Kota Baubau, ini menyangkut keamanan warga Kota Baubau,”imbuhnya, Kamis (01/12).

Untuk diketahui kata Dia, dalam menjaga stabilitas keamanan di Kota Baubau selain menjadi tugas Polisi dan TNI, juga termasuk Pemkot.”Kayanya dengan kejadian pembusuran yang hampir setiap malam terjadi ini, Pemerintah Kota Baubau hanya tenang-tenang saja. seakan-akan tidak ada masalah,”keluhnya.

Seharusnya kata Putra asal Masteng ini, selain kegiatan razia yang dilakukan oleh pihak kepolisian, juga harus ada langkah lain dari Pemkot, sosialisasi ke masyarakat atau pembentukan Pos Jaga maupun tindakan lain yang dinilai efektif untuk menaggulangi maraknya aksi pembusuran tersebut.

“Beberapa pekan terakhir ini dari pihak kepolisian setiap malam lakukan razia. Pol PP dimana?. Jadi menurut saya Pol PP itu tidak hanya menjaga penjual dipasar, tetapi termasuk menjaga stabilitas keamanan kota Baubau,”katanya lagi.

Adnan kembali menegaskan bahwa kejadian pembusuran yang kerap terjadi di Kota Baubau ini benar-benar harus menjadi perhatian serius, baik oleh pihak kepolisian, TNI maupun Pemkot. “Kalau semua orang Baubau ini ditanya soal Busur ini, bisa dipastikan sebagian besarnya menyatakan sudah takut keluar malam,”tutupnya.(*)