Laporan: Ardi Toris

B AUBAU, BP- Menyikapi pengisian jabatan Wakil Walikota Baubau yang dipastikan kosong, Ketua KPUD Kota Baubau Edi Sabara mengatakan bahwa untuk pengisian sisa masa jabatan Wakil Walikota Baubau 2018-2019 acuannnya menggunakan undang-undang pemerintahan daerah nomor 10 tahun 2016 dan peraturan pemerintah (PP) nomor 12 tahun 2018 yang mengaturnya

Ketua KPUD Kota Baubau Edi Sabara

“Dalam Undang-undang itu ada pasal yang menyebutkan untuk pengisianjabatan wakil walikota sisa masa jabatan, bila masih diatas 18 bulan maka diperbolehkan mengajukan usul pengisian jabatan melalui Walikota definitif untuk kemudian diusulkan ke menteri dalam negeri melalui gubernur,” ucapnya, ketika dikonfirmasi media ini akhir pekan lalu.

Namun begitu berdasarkan PP nomor 12 tahun 2018, lanjutnya, gabungan partai pengusung yang mengusulkan pengisian jabatan tersebut terlebih dahulu memasukan dua nama ke walikota definitif untuk kemudian diajukan ke DPRD untuk dilakukan pemilihan dalam rapat paripurna.

baca juga: Update Vaksinasi Baubau Dosis I, Vaksinasi Umum Capai 83.1 Persen, Vaksinasi Anak 46 Persen, Vasinasi Lansia 38.50 Persen

“Namun kalau sudah dibawah 18 bulan sisa masa jabatan menurut UU nomor 10 sudah tidak bisa lagi diajukan untuk pengusulannya,” kata Edi Sabara singkat. Kota Baubau sejak ditinggalkan almarhum DR HAS Tamrin dan pasca penunjukan La Ode Ahmad Monianse sebagai pelaksana tugas walikota Baubau, terjadi kekosongan wakil Walikota. Terhitung sejak Januari 2022, masih tersisa kurang lebih 19 bulan sisa masa jabatan periode 2018-2023. (**)