Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP- Ketua KNPI Kota Baubau La Ode Rizki Satria Adi Putra menmberikan penjelasan terkait versi KNPI yang dipimpinnya. Dia mengatakan perlu diketahui bahwa Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) berdiri sejak tahun 1973 dan digagas langsung oleh David Napitupulu sekaligus sebagai Ketua DPP KNPI pertama.

“Sejak jaman itu pergantian kepengurusan dan pucuk pimpinan KNPI terus dilaksanakan setiap periodenya melalui kongres hingga terakhir di tahun 2018 dibulan Desember, berlangsung Kongres KNPI yang melahirkan seorang Ketua Umum DPP bernama Haris Pertama dengan tagline KNPI Energy Of Harmony. Kepengurusan DPP KNPI dibawah kepemimpinan Bung Haris Pertama ini berlangsung aktif sampai dengan saat ini dan masih berkantor disekretariat DPP KNPI dari masa ke masa,” katanya diawali sesi tanya jawab dengan Baubau Post, Minggu (13/02/2022)

La Ode Rizki Satria Adi Putra

Belakangan, lanjut Rizki, muncul berbagai macam yang mengatasnamakan KNPI, “Kita tentu juga tak dapat menutup mata serta tidak bisa menafikan hal tersebut. Tetapi bagi saya secara pribadi dinamikan seperti ini sudah biasalah dan lumrah terjadi sejak saya masih aktif berproses dilembaga kemahasiswaan mulai dari menjadi Ketua Umum Komisariat, sebagai Ketua Umum Himpinan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang sampai dengan level Badan Koordinasi Propinsi. Jadi saya menganggap dinamika ini hal yang biasa kami dilatih sejak jaman dilembaga kemahasiswaan,” tuturnya.

Dia pun mengaskan bahwa pihaknya tetap tunduk dan patuh terhadap segala aturan dan mekanisme organisasi di KNPI sejak 1947 sampai dengan saat ini serta mengakui Bung Haris Pertama yang merupakan Mandataris Kongres sebagai Ketua Umum DPP KNPI, kemudia Bung Muhammad Amsar sebagai Ketua DPD KNPI Sulawesi Tenggara.

“Soal ada banyak yang mengaku dan merasa sebagai ketua karena dekat ataupun bagian dari lingkaran kekuasaan pemerintah saat ini, saya tidak mau masuk diranah itu atau tidak ingin mengomentari persoalan itu,” katanya.

Dinata soal apakah KNPI versinya sudah terdaftar di Kesbangpol Baubau? La Ode Rizki mengatakan KNPI ini adalah organisasi berjenjang yang memiliki sanat secara turun temurun. Artinya KNPI adalah organisasi yang memiliji struktur mulai dari tingkatan DPP sampai dengan DPD Kabupaten/ Kota. Legalitas KNPI yang dipimpin oleh Bung Haris Pertama ini terdaftar sejak 1947 sampai dengan terpilihnya Bung Haris pun juga terdaftar di Kemenkumham.

“Di Baubaupun seperti itu, karena KNPI di Baubau bukan baru muncul dijaman kami. Tetapi sejak senior-senior kita yang dulu KNPI sudah eksis di Kota Baubau. Tinggal mungkin struktur kepengurusannya yang harus dilaporkan pada Bakesbangpol Baubau. Dan ini sudah kami lakukan sejak 2021 yang lalu dijaman Pak Amaludin menjadi kepala Kesbangpol Baubau,” jelasnya.

Menurutnya, KNPI adalah organisasi yang punya aturan main serta dibakukan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga maupun aturan organisasi lainnya. Untuk DPP itu pemilihan ketuanya dilakukan melalui Kongres sedangkan DPD 1 dan II dilakukan melalui mekanisme Musyawarah Daerah (Musda). “Seperti yang saya jelaskan diatas kalau ditanya sejak kapan melakukan pemilihan tentu sejak tahun 2018 Bung Haris Pertama itu terpilih sebagai Ketua Umum DPP KNPI menggantikan Bung Rifai Darus pada Kongres Ke XV di Bogor,” ucapnya lagi.

Kalau soal visi KNPI, kata Rizky, tentu pihaknya mengikuti visi Ketua Umum DPP KNPI karena seluruh jajaran dan level kepengurusan se Indonesia itu diharapkan dapat bersinergi dengan baik. “Sementara visi Ketua Umum kita adalah bagaimana dapat mengembangkan segala potensi maupun bakat pemuda di Indonesia serta mengembalikan marwah KNPI Kepada citra awalnya sebagaimana dibentuk untuk menjadi wadah berhimpun pemuda diseluruh Indonesia,” katanya lugas.

Rizki Memahmi bahwa KNPI adalah wadah berhimpun pemuda yang menjadi mitra pemerintah dalam melaksanakan segala hal terkait kepemudaan. Jika saat ini menurut pemerintah ada banyak versi di KNPI, baginya pemerintah harus membaca kembali sejarah lahirnya KNPI dan siklus pergantian pengurusnya dari fase ke fase pada tiap Kongres KNPI.

“Soal saat ini ada beberapa orang juga yang merasa sebagai Ketua KNPI Baubau, sekali lagi dinamika seperti itu bagi saya biasa saja dan bukan hal baru dalam pengalaman saya berorganisasi. Dalam AD/ART KNPI seingat saya, pemerintah tidak boleh terlalu jauh mengintervensi ataupun mencampuri terlalu jauh urusan KNPI secara kelembagaan kalau mau obyektif. Tetapi secara subyektif mungkin pemerintah akan memandang KNPI dalam prespektif politik pemuda sehingga mungkin saja mereka harus berpihak,” ucapnya.

baca juga: Satu Orang Siswi SMPN 2 BaubauTerkonfirmasi Corona, Sekolah Berlakukan Belajar Daring Khusus Kelas Sang Anak

Jika hanya satu KNPI yang diakui Pemkot Baubau, Dia menegaskan bahwa sebagai Ketua KNPI yang diberi mandat oleh Ketua DPD KNPI Provinsi Sulawesi Tenggara tetap akan melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai Ketua KNPI. “Sebab dalam diktum setiap Surat Keputusan yang saya terima, saya hanya bertanggung jawab kepada Pengurus DPD KNPI Sulawesi Tenggara dibawah kepemimpinan Muhammad Amsar dan Bung Haris Pertama sebagai Ketua DPP KNPI. Bukan bertanggungjawab kepada pemerintah Kota Baubau sebab saya di SK kan oleh DPD 1 KNPI Sultra, bukan Pemda Kota Baubau. Kalau melakukan Koordinasi dengan Pemerintah, itu kewajiban kami. Bukan mematuhi komando tapi koordinasi,” katanya mengakhiri wawancaranya. (***)