Peliput: Hengki TA

BAUBAU, BP – Untuk mengatasi lonjakan penumpang mudik lebaran, Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Baubau, telah membuka posko terpadu, sejak tanggal 18 April 2022 kemarin.

Pembuatan posko angkutan lebaran dimulai sejak H-15 dan H+15 setelah lebaran Idul Fitri 1443 Hijiriah/2022 Masehi. Dalam posko lebaran yang disiapkan, didalam pelabuhan Murhum Baubau nantinya diisi oleh petugas stakeholder.

Kepala KSOP Kelas II Baubau Jasra Yuzi Irawan

Kepala KSOP Kelas II Baubau, Jasra Yuzi Irawan saat dikonfirmasi diruangannya mengatakan, ia memprediksi lonjakan penumpang terjadi pada 25 April 2022 mendatang untuk arus mudik dan tanggal 10 Mei 2022 untuk arus balik. Namun sejak beberapa hari ini sudah mulai ada lonjakan penumpang

“Lonjakan penumpang itu kebanyakan dari wilayah timur untuk yang arus mudik dan kita antisipasi juga baliknya nanti ke wilayah timur juga,” jelasnya.

Lanjutnya, pembuatan posko mudik lebaran tersebut, berdasarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2004, tentang Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu, serta surat edaran tentang pandemi Covid-19.

“Selain tempat berkumpulnya petugas, posko ini berfungsi sebagai tempat informasi mulai dari kunjungan kapal, kedatangan kapal, informasi harian penumpang kapal datang dan penumpang kapal turun,” tuturnya.

baca juga: Polsek Wolio Amankan Dua Pelaku Curas di Kotamara

Selain itu, untuk langkah strategis untuk angkutan lebaran, pihaknya menyiapkan armada, termasuk kapasitasnya agar semua penumpang terangkut. Kemudian, melakukan random cek untuk semua kapal dan memenuhi syarat untuk pelayanan angkutan lebaran.

“Selanjutnya penerapan Protokol Kesehatan, penyesuaian rute dan jadwal kapal, serta kapal-kapal penumpang kita himbau dalam pembelian tiket harus melalui online agar tidak terjadi penumpukan di loket-loket tiket,” tutupnya.(*)