Laporan Kasrun

BONE, BP – Wakil Bupati (Wapub) kabupaten Buton Utara (Butur), Ahali bersama rombongan turun langsung di lapangan untuk mempelajari manejemen pengelolaan jagung kuning di desa Malkaraseng dan Galung, kecamatan Ulaweng kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Wabup Butur Ahali memegang jagung kuning ketika turun langsung di lapangan untuk mempelajari manejemen pengelolaan jagung kuning di desa Malkaraseng dan Galung, Kabupaten Bone

Di kecamatan Ulaweng para rombongan studi tiru kabupaten Buton Utara langsung melakukan wawancara dengan para petani di kebun warga, terkait penanaman hingga proses manejemen pengelolaan jagung kuning.

Wapub Butur, Ahali menghimbau kepala bidang pertanian dan para kepala desa yang melakukan kunjungan kerja di Bone tepatnya di kacamata Ulaweng, harus betul-betul mendengarkan penjelasan cara menanam dan proses pengelolaan jagung kuning agar bisa diaplikasikan di kabupaten Buton Utara.

“Jangan hanya kita pulang bawa cerita, tidak mau bawa data. Yang 40 orang ini kita kumpul kembali, kita jelaskan sama pak Bupati”, katanya pada saat kunjungan kerja di kecamatan Ulawen, Selasa (22/03/2022).

Pasalnya kata Ahali tahun 2023 ditargetkan jagung kuning di Buton Utara sudah membuming.

“Jagung kuning di Buton Utara tahun 2023 sudah harus membuming. Jangan hanya bercerita di Facebook”, Tegas Ahali.

Ditempatkan yang sama kepala dinas Pertanian Kabupaten Bone, H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan tentang pengelolaan jagung kuning kepada para rombongan Studi tiru kabupaten Buton Utara.

Menurut Andi Asman, untuk merangsang masyarakat agar mau bertani menanam jagung kuning, pemerintah harus menyiapkan pasar jagung kuning.

“Pertama kita siapkan fasilitas yang tinggi untuk petani, seperti menyiapkan bibit yang berkualitas. kedua bagaimana kita harus menjaga akses pasaran antara petani dan pasar, disini itu kita menjaga harga. Pemerintah hanya menyiapkan peralatan pendukung”,Bebernya.

baca juga: Rombongan Kunjungan Kerja Pemkab Butur Tiba di Bone di Sambut Wabup H Ambo Dalle

Kepada bidang ketahanan pangan kabupaten Bone, Nurdin membeberkan, cara menggali minat masyarakat agar mau menanam jagung kuning yaitu, Pemerintah daerah harus mengetahui cara merangsang animo masyarakat dan menyiapkan pasar jagung kuning.

Sedangkan untuk pupuk, kata Nurdin mereka menggunakan pupuk kandang.

“Kami gunakan pupuk kandang, setelah ditanam jagungnya, dihaburkan diatasnya”, ujarnya.(**)