Laporan: Prasetyo M

BAUBAU, BP-Pelaksana tugas (Plt.) Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse, membuka dengan resmi Rapat Kerja Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten/Kota Se-Sulawesi Tenggara (Sultra) Tahun 2022.


Rapat Kerja yang diselenggarakan di ruang Auditorium kantor Wali Kota Baubau pada Jumat (4/2/2022) tersebut mengusung tema, “Penguatan Pejabat Fungsional Perencana Dalam Penyelarasan Perencanaan Pembangunan”.
La Ode Ahmad Monianse melalui sambutannya berharap, agar Rapat Kerja Kepala Bappeda Se-Sultra tersebut dapat menjadi Trigger (pemicu), bagi seluruh stakeholder di daerah Kabupaten/Kota Se-Sultra khususnya bagi kepala Bappeda.
“Untuk bisa lebih optimis dalam merancang pembangunan wilayah, yang dapat memberikan ruang yang luas untuk berkontribusi bagi daerahnya masing-masing sebagai representasi dari Provinsi Sulawesi Tenggara,” ujar La Ode Ahmad Monianse.
Orang nomor satu di Kota Baubau ini juga berharap, agar Rapat Kerja tersebut dapat menghasilkan rekomendasi bagi daerah Kabupaten/Kota Se-Sultra, dalam memberikan kontribusi bagi akselerasi pembangunan di wilayahnya masing-masing.
“Khususnya pada pemulihan ekonomi dimasa pandemi maupun pasca pandemi Covid-19. Serta adanya solusi bagi implementasi dari Permenpan Nomor 4 Tahun 2020, tentang jabatan fungsional perencana yang saat ini masih menjadi kontra versi di daerah,” tuturnya.
La Ode Ahmad Monianse meyakini, Bappeda adalah merupakan lembaga perancang, Think Thank, atau dapurnya pembangunan, yang wajib berpikir komprehensif (tidak hanya Economic Oriented) di dalam merancang pembangunan daerah yang utuh. Akan tetapi lebih berpikir kepada pendekatan Dynamics Governance (Tata Kelola Pemerintahan yang Dinamis).

baca juga: Plt Wali Kota Baubau Apresiasi Dishub Promosi Tertib dan Lancar
“Sehingga diharapkan mampu membuka peluang yang lebih besar dalam pengembangan dan pengelolaan tata kelola pemerintahan secara lebih dinamis, responsif, adaptif, dan komprehensif dalam menghadapi ketidakpastian dengan mempersiapkan fungsional perencana yang profesional dan akuntabel sesuai dinamika pemerintahan saat ini,” pungkasnya. (**)