Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP- Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1442 H hingga saat ini Sembako jenis minyak goreng dan telur di Kota Baubau mengalami kenaikan harga. Dimana harga jual minyak goreng dipasaran tembus angka Rp. 17.000 per liter dan telur ayam ras mencapai Rp. 50.000 per raknya.

Pasokan Telur dan Minyak di Pasaran (Ilustrasi)

Kepala Dinas Perindustian dan Perdagangan Kota Baubau La Ode Ali hasan saat ditemui awak media, Senin (19/04) mengatakan, kenaikan harga tersebut masih dalam batas kewajaran, yang menjadi tidak wajar apabila kenaikan harga mencapai 20% dari harga sebelumnya.

” Kenaikan harga dua komoditas tersebut masih dibilang wajar karena kenaikannya cuma Rp 1000 dam pai Rp 2000,” ujarnya

Dikatakan, Sembako seperti gula pasir, minyak goreng dan telur merupakan bagian dari komoditas yang terus diawasi oleh pihaknya. Untuk kenaikan minyak goreng bukan hanya terjadi di Kota Baubau saja melainkan di sejumlah daerah bahkan di kota besar seperti makasar, surabaya dan jakarta juga mengalami kenaikan.

” Bahkan Kota Baubau ini masih termasuk murah kalau kita lihat harga minyak goreng ini, karena masih stok lama yang masih digunakan,” ungkapnya.

Lanjut kata mantan Kabag Ekonomi Setda Kota Baubau ini, untuk menjamin ketersediaan barang jelang pertengahan puasa hingga lebaran Idul Fitri, pihaknya telah melakukan sejumlah upaya antisipasi diantaranya duduk bersama dengan para distributor untuk memastikan ketersediaan Sembako di Kota Baubau.

baca juga: Pimpinan BAZNAS Dikukuhkan, Kepala Kemenag H Rahman Ngakaali Akui Tidak Ada Masalah Dengan Pengelolaan Zakat Selama Ini

” Kita juga ada langkah-langkah kedepan ini, untuk mempersiapkan pasar murah dibeberapa titik di Kota Baubau, mengingat masyarakat kita ini kalau sudah dekat lebaran mereka akan berlomba-lomba kepasar olehnya itu kita antisipasi melalui pasar murah disejumlah titik,” tutupnya. (*)