Galampa saat Berorasi di Depan Kantor DPRD

Peliput: Gustam

PASARWAJO, BP- Gerakan Lapisan Masyarakat Peduli Daerah (Galampa) kembali turun demo terkait pengakatan Dirut PDAM Buton untuk ketiga kalinya, yang dianggap inprosedural. Terlebih, Galampa menilai, selama menjabat, Dirut PDAM Buton ‘miskin’ prestasi.

Galampa saat Berorasi di Depan Kantor DPRD
Galampa saat Berorasi di Depan Kantor DPRD

Kemudian persoalan pemasangan pipa di Desa Holimombo Jaya yang hingga kini belum mengalir airnya. Padahal pipa tersebut dipasang dari tahun lalu.

“Kami menyoroti persoalan pengangkatan Direktur PDAM pada periode ketiga kalinya yang kami anggap inprosedural. Artinya bahwa, pengangkatan Direktur untuk ketiga kalinya bisa dilakukan harus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, dan memiliki keahlian khusus atau prestasi yang baik,” kata seorang peserta aksi, anggota Galampa, La Ovan Momi.

“Sekarang mari kita saksikan secara bersama, prestasi apa yang dicapai oleh PDAM Buton saat. Jangan dulu kita berbicara soal capaian, tapi hal yg sepeleh saja, yaitu penyambungan pipa yang menuju ke Desa Homombo Jaya, yang dari tahun lalu sampai sekarang belum juga mengalir airnya,” tambahnya.

Belum lagi, La Ovan Momi menyebut, PDAM Buton pernah rugi miliaran rupiah di tahun 2017 lalu. Sehingga menurut Galampa, pengakatan tiga periode Direktur PDAM Buton saat ini tidak mengindahkan Permendagri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewas atau anggota Komisaris dan anggota Direksi BUMD.

Atas dasar itulah, Galampa menduga, pengangkatan Dirut PDAM Buton kali ini terpolitisasi. Pasalnya, tidak dibukanya seleksi oleh Dewan Pengawas (Dewas).

“Jadi terkesan penunjukan direktrur PDAM pada periode ketiga terpolitisasi, karena tidak ada krikteria atau seleksi yg dibuka oleh Dewan Pengawas PDAM Buton. Padahal masih banyak putra daerah Buton yang layak untuk memimpin PDAM Buton,” ujar La Ovan. (*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel:

BUPATI BUTON LA BAKRY ‘HAMBUR’ 3000 MASKER DI PASAR SABHO DAN KALOKO

Pasca lima warganya positif corona, Bupati Buton La Bakry bersama wakilnya dan Forkopimda Buton membagikan masker sebanyak 3000 buah di Pasar Sabho dan Kalolo. masyarakat di dua pasar pun sangat antusias mendapatkan masker gratis dari Pemda Buton. @BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest