Peliput: Zul Ps

WANGI-WANGI, BP – Lembaga Kursus Pelatihan (LKP) Pendidikan Saharullah Wakatobi akui lakukan kesalahan dalam sertifikat yang dikeluarkan yang digunakan untuk meninggikan penskoran dalam perekrutan calon kepala desa Wapia-pia Kecamatan Wangi-wangi.

Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Ketua Panitia Pilkades Wapia-pia Satriadin mengatakan jika pihaknya telah melakukan konfirmasi pada pihak LKP Pendidikan Saharullah Wakatobi yang mengakui terdapat kesalahan penulisan dalam proses sertifikat.

” Berdasarkan konfirmasi kemarin, mereka menjawab itu kesalahan penulisan dalam artian bahwa mereka tetap melakukan pelatihan namun dalam penulisan sertifikatnya terdapat kesalahan penulisan,” Katanya pada Minggu (25/04).

Ilustrasi

Lanjutnya, jika terjadi kesalahan seperti hal tersebut maka bakal dilakukan perbaikan kembali oleh pihak LKP. Sambungnya lagi jika hal tersebut bukan hanya terjadi pada LKP Saharullah namun terdapat beberapa lembaga juga. Namun Satria enggan menyebutkan nama LKP tersebut.

” Kami sebagai panitia tidak bisa membeberkan berkas yang dimiliki oleh calon kalau menurut saya seperti itu, kalau calonnya datang konfirmasi kenapa nilai saya seperti ini, maka kami siap menjelaskan.” Lanjutnya.

Kemudian saat dikonfirmasi apakah sertifikat tersebut dapat diberikan bobot penilaian, pihaknya menjelaskan jika hal tersebut dapat diberikan bobot penilaian sesuai Perbub Wakatobi yang menjadi acuan Pilkades.

” Tergantung dilihat dari subtansi kesalahan, kalau pada saat kita konfirmasi mereka menjelaskan bahwa ini kesalahan kemudian dapat diberikan surat keterangan ada kesalahan penulisan, bisalah kita kasi nilai. Menurut saya seperti itu.” Tutupnya.

Sementara itu, Pemilik LKP Pendidikan Saharullah Wakatobi La Edi SE juga mengakui jika terdapat kesalahan dalam sertifikat yang dikeluarkan, namun kini telah dilakukan perbaikan.

” Itukan sudah di anu, ada satu dua lembar. Itu human eror itu bukan duluan sertifikat baru duluan kursus. Hanya ada kesalahan mungkin penulisan namanya manusia, operatornya mungkin yang salah menyimpan tanggalnya atau bulannya.” Akunya.

Saat ditanyai berapa sertifikat yang dikeluarkan oleh LKP yang ia pimpin atas nama Wa Ode Asriani merupakan salah satu bakal calon kepala desa Wapia-pia, pihaknya enggan berkomentar banyak.

baca juga: Sambangi Kemenkes, Bom Kepton Adukan “Kontrasnya” Pelayanan Kesehatan di-Wakatobi

” Kita tidak tau itu, yang kursus itukan kita tidak temani, tanya saja panitia itu. Kita tidak menghitung coba tanya saja panitianya, panitianya yang tau kami tidak ada urusan dengan berapa banyak itu,” Tukasnya.