Peliput: Iman Supa

RAHA, BP – Kementerian pendidikan melalui Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), melakukan klarifikasi data disetiap kecamatan di Kabupaten Muna, perihal kepemilikan Kartu Indonesia Pintar(KIP).
Menurut Endang sebagai tim klarifikasi penerima KIP yang ditemui di lokasi, Rabu (2/11) menjelaskan, data yang ditemukan dilapangan setiap desa se kabupaten Muna, banyak kejanggalan kepemilikan KIP. Masih banyak ditemukan, KIP diberikan kepada orang yang tidak berhak.
“Kita ketahui KIP sasaran utamanya adala para siswa pelajar yang masih aktif dalam pendidikan, namun fakta dilapangan kepemilikan KIP masih banyak yang tidak tepat sasaran. Misalnya masyarakat yang sama sekali tidak pernah sekolah tapi memiliki atau mendapatkan kartu KIP,” ujar Endang.
Disamping melakukan klarifikasi data, petugas LPMP yang diutus oleh Pemprov ini juga menanyakan sejauh mana pembagian KIP disetiap desa. Para aparat desa menyalurkan KIP sesuai data yang sudah ada dan dicetak dari pusat.
“Setelah mengadakan konfirmasi dari pihak aparat desa khususnya kepala desa, banyak yang tidak mengetahui tentang pihak yang mengambil data didesa mereka megenai peruntukan KIP,” ungkapnya.
Selain itu, Dewi menambahkan, pihak LPMP jauh ini hanya menerima data yang dikirimkan dari pusat. “Yang menjadi pertanyaan hari ini sumber data dari siapa mengapa penerima KIP tidak tepat sasaran,” bebernya. (*)