MAKASSAR, BP- Dosen FKM Unidayan Baubau Rininta Adriani M.Kes berhasil menempuh gelar doktornya dibidang kesehatan pada Pasca Sarjana Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, setelah menempuh ujian promosi doktor di aula Gedung Pusat kegiatan penelitian (PKP) Unhas, Selasa (15/08)

Rininta Adriani lulus dengan IPK 3.95 dan sekaligus mencatatkan dirinya sebagai dosen FKM Unidayan Baubau yang pertama meraih gelar doktor. Rininta mengangkat judul disertasinya ‘Safe Motherhood Berbasis Komunitas dalam Upaya Pencegahan kematian ibu”.

Dosen FKM Unidayan Rininta Adriani MKes sedang ujian promosi doktor.

“Pertama , sebagian besar kematian ibu disebabkan oleh perdarahan dan keterlambatan pengambilan keputusan. Hal ini dilatarbelakangi oleh faktor sosial budaya. Kedua, ada perbedaan pengetahuan, sikap, dan praktik ibu hamil setelah intervensi terhadap faktor resiko kematian, tanda bahaya kehamilan, Perawatan kehamilan (ANC), dan perencanaan persalinan aman, ” katanya, menjelaskan secara singkat isi disertasinya, ketika mengirimkan presreleasnya pasa media ini, usai menghadapi sidang promosi doktornya.

Dia menjelaskan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar untuk membuat sebuah peraturan daerah terkait peningkatan kesehatan ibu hamil dalam upaya pencegahan kematian ibu dan untuk penelitian selanjutnya dapat menajamkan penelitian dengan melibatkan unsur-unsur masyarakat yg lebih komprehensif dan spesifik dalam tim community_linked material Death Review (CLMDR).

Yang haxir menyaksikan ujian promosi doktor Rininta Adriani antara lain dari Unidayan ada dr Izat Manarfa (ketua satu yayasan pembina unidayan skaligus Sultan Buton 40) beserta istri, rektor Unidayan LM Syamsu Qamar ST, MT, kepala Bappeda Busel la Ode Al Muh Sufi Hisanuddin beserta istri, Kaprodi S2 Antropologi Unhas Dr.tasrifin Tahara, Kaprodi Manajemen Unhas Dr Musran Munizu, dosen fisip Unhas asal Baubau Muliadi Mau,S.Sos,M.Si beserta ibu.

Sementara dari pihak keluarga yang hadir yaitu orang tua, suami Dr La Ode Syaiful Islamy, anak 2 orang dan perwakilan ikatan mahasiswa Kota Baubau (IMKB). (*)

Laporan : Ardi Toris