Peliput: Amirul

BATAUGA, BP – Peran kaum ibu dalam mengisi civitas pembangunan Busel kedepan sangat dibutuhkan sehingga pembangunan itu bukan hanya dilihat dari fisik, tetapi dari pembangunan sumber daya manusianya yang dimulai dari peran ibu atau perempuan Busel.

Hal itu diutarakan Ketua PKK Busel Ir Hj Masyura Ilah Ladamay yang merupaka istri Pj Bupati Busel. Dikatakannya, peran ibu atau perempuan dalam mengisi pembangunan di Busel masih sayup-sayup dan malu-malu untuk gigih. Olehnya, beberapa kegiatan yang dilakukan para Ibu-ibu penggerak PKK, Dharma Wanita dan beberapa majelis taqlim mulai memberikan dampak yang cukup baik. Seperti kegiatan bhakti sosial, olahraga, kegiatan seni dan terakhir lomba kuliner yang sebelumnya dilakukan, dimana antusias masyarakat cukup aktif dalam berpartisipasi.

“Semua yang direncanakan sudah berjalan baik, tentu masih ada kegiatan – kegiatan diluar dari rangakaian hari ibu tetapi pada intinya bahwa dalam hari ibu ini, benar – benar kita berharap ibu – ibu maupun perempuan yang ada di Busel itu, harus sadar diri bahwa ternyata mereka itu punya kekuatan yang luar biasa, hanya saja belum terkelola dengan baik,” tutrlurnya saat ditemui di Rujab Bupati Busel usai menutup acara rangkaian memperingati Hari Ibu ke 88 dan Dharma Wanita ke 17 pada Kamis (29/12).

Dilanjutkan, kaum perempuan mencoba untuk tetap memberikan sumbangsih positif untuk masyarakat Busel. Serta ia berharap agar kegiatan-kegiatan yang diadakan PKK Busel dapat dirasakan oleh semua kalangan masyarakat terutama bagi para kaum yang ada di Buton Selatan.

“Tebukti dari mulai penyelenggaraan kegiatan kemarin setelah lomba kuliner, lomba olahraga, lomba seni, bahkan ada lomba dangdut mulai tingkat ibu-ibu SKPD hingga tingkat umum, animo masyarakat terhadap kegiatan tersebut cukup luar biasa,” ucapnya.

Dijelaskan, bahkan ada tanggapan positif dari kabupaten kota lainnya mengenai kegiatan yang diadakan tersebut, seperti Kabupaten Buton, Kota Baubau dan Buton Tengah soal lomba dangdut yang diadakan Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Busel saat ini.

“Tentu kita harus mengukur waktu bahwa tugas bapak di sini kan, tidak terlalu lama hanya enam bulan, memang ada hal – hal yang harus kita lakukan, tapi kita berharap bahwa hal – hal yang positif ini bisa kita lanjutkan, mari kita berbenah Kalaupun bukan lagi dari Bapak, Ilah Ladamay tapi kita berharap penjabat Bupati Busel yang terpilih nanti melanjutkan hal – hal yang berkelanjutan dengan masyarakat, tentunya itu bisa membawa positif bagi masyarakat,” tuturnya

Ia mengimbau bahwa sebagai perempuan yang ada di Busel, harus mengambil bagian dan mengambil peran dalam pembangunan Busel. Meskipun pembangunan fisik merupakan peran Pemkab Busel, namun dianggap Sumber Daya Manusia (SDM) seperti para kaum ibu harus mengambil bagian.

“Penting organisasi perempuan harus diberdayakan dan ini harus berkelanjutan, sehingga dapat mewarnai roda pembangunan Busel kedepan dengan lebih baik dan bernilai positif bagi masyarakat,” pungkasnya.(*)