BAUBAU, BP – Forum keserasian sosial Kelurahan Kadolokatapi gelar sarasehan, Sabtu (14/12). Melalui kegiatan itu masyarakat dicegah dalam menggunakan narkoba dan miras bahkan juga kenakalan remaja.

Pertemuan saling dengar pendapat atau biasa disebut sarasehan itu dihadiri mulai dari Perwakilan Dinas Sosial Kota Baubau, perwakilan masyarakat kelurahan Kadolokatapi, RT/RW, Tokoh Agama sampai pada pihak keamanan di wilayah tersebut turut memberikan sumbangsih pemikirannya.

Temanya membahas bagaimana peran tokoh masyarakat dalam mencegah penggunaan narkoba, Miras dan kenakalan remaja bagi masyarakat.

“Sarasehan yang dilaksanakan di RW1 dan RW2 itu bertujuan membangun kesadaran masyarakat akan bahaya mengonsumsi narkoba dan miras melalui peran tokoh masyarakat, dalam diskusi juga membahas bagaimana meminimalisir kenakalan remaja,” kata Ketua Forum keserasian sosial Kelurahan Kadolokatapi La Ode Sabarudin, usai kegiatan.

Lanjutnya, kegiatan itu merupakan salah satu program, dan kelanjutan dari program keserasian sosial. Sehingga, dirinya berkesimpulan melalui kegiatan tersebut, akan memfokuskan kegiatan muda-mudi di bidang olahraga. Hal itu berguna untuk mencegah masuknya aktifitas narkoba dan miras di kalangan masyarakat, juga kenakalan remaja.

“Dengan kegiatan olahraga kita cegah itu terjadi. Kalau dia tidak aktif maka bisa jadi akan terjerumus kesitu,” kata Sabarudin.

Menurut Sabarudin, kalau masyarakat aktif di kegiatan olahraga, sedikit tidaknya kegiatan yang tidak bermanfaat itu akan ditinggalkan. Maka dari itu, ke depannya, pihaknya akan membuat turnamen sepak bola, agar aktifitas masyarakat berfokus di olahraga.

Sampai saat ini Sabarudin menilai, peran serta tokoh masyarakat dalam membentuk karakter masyarakat sudah sangat baik. Di mana, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, RT/RW dan pihak keamanan membangun sinergitas yang sangat baik dalam mensosialisasikan pencegahan narkoba, miras dan kenakalan remaja.

“Harapannya masyarakat lebih berkegiatan dihal-hal positif khususnya di olahraga. Sehingga target kami, akan membuat lapangan olahraga. Di situ kita akan menciptakan bibit unggul khususnya di bidang olahraga sepakbola,” harapnya.

Di samping itu, hal senada disampaikan salah satu tokoh agama di Kadolokatapi, Oihu. Ia tidak menampik bahwa sosialisasi itu sering disampaikan setiap kali berada di tengah-tengah masyarakat.

Acap kali juga, kata dia, penyampaian sosialisasi itu melalui masjid. Bahkan RW juga sering memberikan penyampaian dalam membentuk karakter sosial masyarakat yang baik.

“Kita sering sampaikan itu,” tutupnya. (*)

Peliput : Asmaddin

Pin It on Pinterest