• Suwitno: 1250 Jerigen Ukuran 18 liter Minyak Goreng Merek Bimoli Dalam Perjalanan Menuju Baubau

Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP- Manajemen Toko Bandung di Kota Baubau menyalurkan langsung minyak goreng kemasan non subsidi merek ‘Sedap’ selama empat hari dengan tujuan agar bisa dijangkau langsung oleh pendagang kecil, konsumen warung kecil, termasuk penjual gorengan yang ingin mendapatkan minyak goreng dengan harga yang masih terjangkau.

Ilustasi Minyak goreng kemasan

Namun karena banyaknya masyarakat yang antri dan dinilai beresiko oleh manajemen Toko Bandung, akhirnya kegiatan itu tidak dilanjutkan ladi. Manajemen tokoh sembako itu akhirnya memilih kembali menyalurkan minyak goreng kemasan itu melalui tokoh-tokoh grosir yang selama ini menjadi rekanannya.

“Yang kami salurkan selama empat hari itu ada minyak goreng merek sedap dengan ukuran 20 liter harganya Rp 520 ribu. Kami lakukan ini agar pedagang kecil, pedagang gorengan dan sejenisnya mendapat langsung dari tangan kami sebagai distributor sehingga harganya masih bisa dijangkau. Karena kalau membeli melalui tokoh grosir itu harganya berbeda,” ucap Pimpinan Tokoh Bandung Suwitno, Minggu (13/03/2022).

Selama program itu dijalankan, pihak Toko Bandung menyediakan stok hanya untuk 70 pembeli yaitu untuk kemasan yang 20 liter tersedia 30 jerigen dan untuk kemasan yang 5 liter tersedia 40 jerigen. Warga yang datang membeli diwajibkan menyetor foto copy KTP dengan tujuan agar tidak terjadi pembelian doble oleh sati orang, “Menyetor KTP itu hanya sugesti saja agar mereka tidak datang doble memberi minyak goreng kemasan,” tuturnya.

Suwitno mengatakan terakhir pihaknya menyalurkan minyag goreng kemasan yang langsung diberikan kepada masyarakat yaitu pada Jumat (11/03/2022). Setelah itu pihaknya memutuskan menyalurkan langsung ke tokoh grosir.

“Kalau di Baubau ini ada 35 toko grosir yang kami salurkan untuk ukuran 20 liter merek sedap harganya Rp 515 ribu. Tiap tokoh grosir mendapatkan jatah dua jergen. Jadi masyarakat bisa membeli minyak goreng kemasan setelah hari jumat ke tokoh-tokoh grosir itu,” lanjut Suwitno yang dikenal dengan sapaan Afuk.

Masih merek yang sama, untuk ukuran 5 liter, Afuk mengungkapkan saat ini distributor menjual dengan harga Rp 143.500 atau per liternya dijual dengan harga Rp 28.700. Suwitno mengatakan sebagai distributor minyak goreng kemasan di Kota Baubau pihaknya berkomitmen menjaga agar stok minyak goreng tidak langka di Baubau.

“Karena itu saya sudah menghubungi pimpinan pabrik minyak goreng kemasan merek Bimoli dan mengatakan situasi di Baubau terkait minyak goreng. Saya menghubungi langsung lewat kontak Whatsapp dengan mengatakan Baubau ini butuh minyak goreng. Dan hanya tiga jam saya sudah mendapatkan jawaban bahwa akan dikirim ke Baubau sebanyak satu kontainer,” ucapnya.

Suwitno mengungkapkan untuk minyak goreng kemasan merek bimoli yang akan dikirim berukuran 18 liter per jergen. “Kalau satu kontainer berarti itu ada sekitar 1250 jergen atau ada stok minyak goreng yang akan masuk sebanyak 22.500 liter dua pekan lagi,” sambungnya.

baca juga: Pria 53 Tahun di Palabusa-Baubau Hamili Anak Kandungnya Sendiri Yang Masih Dibawah Umur , Diancam 15 Tahun Penjara

Dia berharap pemerintah daerah mendukung perjuangannya untuk tetap berusaha menjaga stok minyak goreng kemasan di Kota Baubau tidak mengalami kelangkaan, apalagi saat menghadapi Bulan Puasa dan hari raya Idul Fitri. Dia pun meminta kepada masyarakat agar membeli minyak goreng saat ini sesuai dengan kebutuhan. (***)