Peliput : Kasrun

BURANGA BP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Utara ( Butur) mengadakan turnamen memancing. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 15 kabupaten Buton Utara.

Demikian kata Sekretaris Daerah Kabupaten Butur, Muh. Hardhy Muslim, S.H, M.Si. Ia juga mengatakan, wilayah Kabupaten Butur yang termasuk daerah kepulauan dengan garis pantai sepanjang 200 kilo meter, memiliki potensi sumber daya alam, terutama ikan dan terumbu karang.

Sekertaris Daerah Kabupaten Buton Utara, Muhamad Hardy Muslim

Tetapi saat ini, kata Hardy Muslim di Kabupaten Butur, terdapat dua ancaman pada potensi sumber daya alam itu, yang pertama masalah pengeboman ikan atau peracunan ikan dan yang kedua, pengrusakan mangrove.

“Jadi ada misi yang kita bawa, kita memperlakukan daerah kita Buton Utara melalui kekayaan alam kita. Di satu pihak juga kita bawa misi selamatkan terumbu karang, kebersihan lingkungan laut dan yang ketiga kerusakan mangrove, bagaimana kita upayakan mangrove itu bisa terjaga, karena itu merupakan habitat,” kata Hardhy Muslim saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (15/3/2022).

Turnamen memancing itu, Hardhy Muslim mengatakana, anggarannya tidak menggunakan dana APBD, anggaran kegiatan itu murni dari pihak sponsor.

Hardhy mengatakan, hadiah total dalam turnamen memancing itu sebesar Rp 75 juta. Sementara untuk peserta terbagi menjadi dua kelas, yaitu kelas pancing modern dan kelas pancing tradisional.

Kategori juara I, II dan III pada lomba itu adalah ikan terberat. Kata Hardhy Muslim, ikan terberat yang dimaksud itu bukan banyaknya ikan yang didapat.

“Satu ekor ikan tapi dia yang terberat,” jelas Hardhy Muslim.

Dalam turnamen ini, ada kategori ikan atau spesies tertentu yang ketika didapat maka harus lepas.

“Misalnya kita kalau dapat ikan marlin, harus dilepas. Kita dapat ikan hiu, harus dilepas. Terus kita dapat kerapu tikus, harus dilepas,” terang Hardhy.

Hardhy juga mengatakan, bukan hanya peserta dari Kabupaten Butur yang akan mengikuti perlombaan memancing itu, tetapi juga peserta dari Makassar dan Kalimantan siap mengikuti turnamen memancing yang direncanakan bakal menjadi event tahunan di Kabupaten Butur.

Sementara itu, Hardhy menjelaskan, mengapa turnamen memancing itu diadakan pada Maret, karena pada Juli yang merupakan bulan HUT Butur, adalah musim timur.

“Maka diadakan maret,” kata Hardhy.

Rencana dimulainya lomba memancing tersebut, pada Saptu tanggal 26-28 Maret 2022.

Hardhy Muslim mengungkapkan, untuk spot memancing, mulai dari Perairan Kurolabu atau Desa Bira sampai perairan Kambowa.

“Silahkan para pemancing cari sendiri spot memancing,” ujarnya.

baca juga: Sempat Disegel Warga Kantor Balai Desa Wamorapa, Kini Telah Dibuka

Selain turnamen memancing, Hardhy mengungkapkan, pada Jumat tanggal 25 Maret 2022 juga ada lomba ketinting, yang akan diikuti para nelayan. Untuk lokasi lomba ketinting itu akan dilangsungkan di perairan Desa Malalanda, Kecamatan Kulisusu.

“Dampak dari kegitatan ini, pertama Kabupaten Butur dikenal, yang kedua dari aspek ekonomi, walaupun hanya rentang 3 hari tetapi ada geliat ekonomi,” tandas Jenderal ASN Butur ini.(*)