Laporan: Ardi Toris

BAUBAU,BP- Stasiun Metereologi Kota Baubau menghimbau kepada semua pengguna transportasi laut terutama nelayan di Wilayah Baubau dan sekitarnya. Kepala Stasiun Metereologi Baubau Hadi Setiawan minta juga waspada terhadap tinggi gelombang laut dalam bulan Februari 2022.

Kepala Stasiun Meteorologi Baubau Hadi Setiawan

“Berhati-hati terhadap cuaca ekstrem untuk 7 hari kedepan. Bagi kapal dan utamanya nelayan agar waspada tinggi gelombang laut antara 1,25 meter sampai dengan 2.5 meter dengan kecepatan angin berkisar antara 5 knot sampai dengan 25 knot,” kata Hadi Setiawan, ketika diwawancara Baubau Post, Selasa (08/02/2022)

Hadi Setiawan juga mengatakan di Bulan Februari curah hujan di wilayah Baubau juga masih tinggi, “Hujan disertai angin dan petir masih berpotensi terjadi di Baubau,” lanjutnya.

Selain itu, kata hadi Setiawan, cuaca ekstrem di Baubau terjadi karena adanya konvergensi yaitu pertemuan angin arah dan kecepatan yang sama di atas wilayah pulau Buton sehingga sangat mempengaruhi pertumbuhan awan-hujan.

baca juga: Ketua Fraksi AKB H Masri: Wacana Pemekaran Tiga Kelurahan di Baubau Akan Menjadi Hak Inisiatif Dewan, Sudah Diagendakan di Bamus

“Perlu di waspadai untuk 7 hari kedepan untuk cuaca ekstremnya. Untuk curah hujannya masih tinggi sampai bulan Maret dan akan mulai menurun di bulan April,” kata Hadi Setiawan kembali mengingatkan. (***)