Nevi Natalia yang berada di tengah

Peliput: Nelvida A Editor: Prasetio M

BAUBAU, BP- TK Tunas Wonco yang berada di Kelurahan Kampeonaho, Kecamatan Bungi melaksanakan proses pembelajaran secara tatap muka terbatas, dikarenakan minimnya fasilitas android Orang Tua Murid.

Nevi Natalia yang berada di tengah
Minim Fasilitas Android kata Nevi Natalia (berada di tengah) TK Tunas Wonco Gelar Pembelajaran Tata Muka Terbatas

Kepala TK Tunas Wonco Nevi Natalia, saat ditemui wartawan Baubau Post, Senin (12/10) mengatakan, awalnya pihak sekolah melakukan proses pembelajaran secara daring, namun seiring berjalannya waktu, ternyata tidak semua orang tua siswa memiliki fasilitas android. Hal ini dikarena mayoritas pekerjaan orang tua siswa bertani.

BACA JUGA: Minim Fasilitas, Sekolah di Baubau Boleh Laksanakan Pembelajaran Melalui Pekerjaan Rumah

” Proses pembelajaran tatap muka merupakan permintaan dari orang tua siswa, karena tidak semua orang tua siswa memiliki fasilitas android, bahkan ada orang tua siswa yang sama sekali tidak memiliki handphone,” kata Nevi Natalia .

Olehnya itu pihaknya melakukan proses pembelajaran secara tatap muka yang dilakukan pada hari senin dan kamis. Siswa datang ke sekolah untuk melakukan proses belajar tatap muka dan kemudian akan memberikan tugas dan akan dilakukan pertemuan pada hari kamis.

” Sebelum melakukan kegiatan tersebut pihaknya telah melakukan rapat dengan orang tua siswa tentang model pembelajaran tersebut, dan semua siswa yang datang ke sekolah sesuai dengan protokol kesehatan,” jelasnya. (*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest