Samruddin

Peliput: Nelvida A

BAUBAU, BP- SDN 2 Wajo kekurangan guru kelas sehingga disolusikan dengan tenaga guru tidak tetap (GTT).

Saat ditemui wartawan Baubau Post, Rabu (26/08) Kepala SDN 2 Wajo Samruddin mengatakan secara keseluruhan total siswa disekolah ini sebanyak 154 siswa.

Samruddin
Samruddin

Namun pihaknya kekurangan guru kelas untuk kelas 1, kendati demikian dapat disolusikan dengan tenaga gtt.

” Total guru yang ada di sekolah sebanyak 14 guru, dimana 10 tenaga PNS dan 4 tenaga honorer,” jelasnya.

Pada tahun kemarin ada tiga guru di SDN 2 Wajo pensiun sehingga kurangnya guru kelas. Bahkan tidak lama lagi pada akhir Desember tahun ini akan ada guru kelas yang akan pensiun.

” Kami kekurangan guru kelas dan nanti pada bulan 12 akan ada guru kelas lagi yang pensiun,” ujarnya.

Walaupun demikian sekolah akan terua melakukan yang terbaik dengan harapan agar kedepannya pihak terkait dapat memberikan solusi kepada sekolah.

” Meskipun kurang guru kelas namun kami akan tetap semaksimal dan memberikan yang terbaik untuk sekolah,” tutupnya. (#)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

PPRB DEMO TUNTUT TRANSPARANSI PENGELOLAAN DANA COVID-19 dan MINTA KADIS KESEHATAN BUTON DICOPOT

Sejumlah pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Pemuda Pemerhati Rakyat Buton (PPRB), menggelar aksi demostrasi menuntut transparansi anggaran covid-19, di Perkantoran Takawa Buton, Senin (29/06).
“Kemudian dengan terpaparnya 27 Nakes menimbulkan tersumbatnya pelayanan publik terhadap masyarakat yang membutuhkan penangan medis di RSUD Buton. Maka untuk itu kami meminta kepada Bupati Buton untuk menggati Plt Dinas Kesehatan, karena kami anggap lalai dalam memerangi dan menangani covid-19 di Buton,” Ucap koordinator demonstran PPRB La Ovan Wabula.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.