Peliput: Gustam – Editor: La Ode Adrian

BAUBAU, BP – Kebakaran kembali terjadi dan melahap habis rumah milik Alm La Moni, yang ditinggali sang anak La Zuufi (45) di Kelurahan Sulaa Kecamatan Betoambari pada Selasa (03/01) siang sekitar pukul 11.45 Wita.

Si jago merah yang melahap habis rumah panggung yang terbuat dari kayu tersebut, terlambat di tangani oleh Pemadam Kebakaran Kota Baubau.

Kepada Baubau Post, keterangan salah seorang pegawai Damkar mengatakan, terlambatnya penanganan dikarenakan keterlambatan informasi yang didapat pihak Damkar, serta akses menuju kelokasi kebakaran yang cukup jauh.

“Jarak dari TKP dengan kantor (Damkar) cukup jauh, sehingga kita terlambat datang, serta tidak ada informasi yang kita dapat, hanya ketika tukang ojek yang bilang kalau ada kebakaran di Sulaa, baru kita tahu,” jelas seorang anggota Damkar dilokasi kebakaran.

Diketahui, menurut saksi mata Atris mengatakan, kebakaran berawal ketika listrik padam, dan saat listrik kembali menyala, terdengar ledakan besar pada bagian dapur yang terletak disisi belakang rumah.

Tidak butuh waktu lama, hanya kisaran waktu 10 menit, api yang dengan cepat membesar berhasil melahap seluruh bagian rumah yang terbuat dari kayu tersebut.

“Hanya sekitar 10 menit saja, api sudah melalap hangus rumah tersebut” kata Atris.

Sebelumnya, sambil menunggu damkar yang terlambat datang ke lokasi, warga setempat bersama beberapa anggota kepolisian, TNI, dan Kapolsek Murhum, bahu membahu untuk memadamkan amukan api menggunakan peralatan seadanya.

“Selama pemadam kebakaran belum datang, hanya warga, anggota kepolisian, TNI, dan Kapolsek Murhum yang bantu memadamkan api,” kata Atris.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, dan belum bisa dipastikan total kerugian yang dialami pemilik rumah. Namu diketahui, korban kebakaran kehilangan uang yang ditabung tiap hari dari hasil berdagang, serta beberapa perhiasan emas.(#)