Wawali Baubau La Ode Ahmad Monianse ketika menghadiri pembukaan MTQ secara virtual

Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP-Sebagai wujud keseriusan Pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Pandemik Corona Virus (Covid-19), maka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2020 dilaksanakan secara Virtual.

Wawali Baubau La Ode Ahmad Monianse ketika menghadiri pembukaan MTQ secara virtual
Wawali Baubau La Ode Ahmad Monianse ketika menghadiri pembukaan MTQ secara virtual

Sehubungan dengan hal tersebut, kafilah atau peserta Kota Baubau dihimbau agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19. Himbauan ini disampaikan secara virtual oleh Walikota Baubau Dr. H. AS Tamrin, MH melalui sambutannya menjelang acara pembukaan MTQ tingkat Sultra di rumah jabatannya Senin, (21/09/2020), sebagaimana dirilis Kominfo Baubau.

Menurut AS Tamrin, dengan mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan maka seluruh kafilah Kota Baubau telah berkontribusi dan membantu Pemkot Baubau dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Selain itu, para kafilah juga telah menjaga marwah MTQ.

“Marilah kita menjaga marwah MTQ ini, dengan menghindari kesan bahwa akibat pelaksanaan MTQ jumlah pasien yang terpapar Covid-19 jadi meningkat. Untuk itu Saya berharap kepada kita semua agar senantiasa mengikuti protokol kesehatan, mulai dari menjaga jarak, memakai masker serta rajin mencuci tangan,”ujarnya.

Walikota dua periode ini berharap, agar MTQ tingkat Sultra kali ini dapat menjadi momentum untuk merenungi serta memotivasi diri agar senantiasa dekat kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Selain itu, dapat menjadi momentum untuk berdoa semoga Pandemik Covid-19 ini dapat dikendalikan bersama. Meskipun diakui MTQ kali ini terasa sangat berbeda, namun tidak mengubah esensi dari tujuan MTQ itu sendiri, yaitu sebagai Syiar Islam dalam membina mental spritual umat.

Pelaksanaan MTQ tahun 2020 ini kata AS Tamrin merupakan parameter untuk mengukur kapabilitas dalam membumikan Al-Qur’an. Sebab, hal tersebut nampak pada keseriusan Pemkot Baubau maupun Pemprov Sultra untuk menyelenggarakan MTQ meskipun masih dalam kondisi Pandemik Covid-19.

“Walaupun pelaksanaannya di kemas sesederhana mungkin, namun membutuhkan persiapan-persiapan yang cukup memeras tenaga dan pikiran. Mulai dari persiapan tempat sampai dengan upaya untuk meningkatkan akurasi gambar serta kejernihan suara”, katanya.

Ditambahkan AS Tamrin untuk persiapan, panitia beserta tim IT telah berkerja keras demi terpenuhinya kebutuhan peserta dalam mengikuti lomba. Untuk itu, diharapkan lomba secara virtual tersebut tidak mengurangi semangat peserta untuk tampil dengan maksimal. Meski dengan berbagai keterbatasan, namun pihaknya optimis agar ada peserta dari Baubau yang dapat mewakili Propinsi Sulawesi Tenggara pada MTQ Nasional di Sumatera Barat.

iklan corona baubau
iklan

AS Tamrin memberikan Apresiasi serta ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah bersungguh-sungguh untuk membantu hingga para peserta Baubau dapat mengikuti lomba tersebut dengan segala fasilitas yang ada.

Sementara itu, Wakil Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse selaku ketua LPTQ Kota Baubau usai mengikuti acara pembukaan MTQ secara virtual, langsung meninjau 9 lokasi pelaksanaan lomba. Dimana lokasi-lokasi lomba tersebut semua terpusat di dalam area kantor Walilota Baubau.(*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest