– Jelang Liburan Akhir Semester Ganjil

Peliput: Anton

LABUNGKARI, BP – Menjelang liburan akhir semester ganjil tahun ajaran 2016/2017, civitas akademik Madrasah Tsanawiyah (MTs) Bantea mengundang SMPN Satu Atap (Satap) Lakapera untuk bertanding sepak bola dalam laga persahabatan, di lapangan bola Desa Bantea pada Minggu (18/12).

Tim kesebelasan dari kedua sekolah, tampak bermain dengan sportif dan lebih mengedepankan tekhnik permainan yang ideal.
Pada babak pertama, pertandingan berlangsung imbang dengan skor 1-1, namun pada babak kedua kesebelasan MTs Bantea berhasil menambah 1 gol yang bertahan hingga akhir laga, sehingga dalam laga persahabatan tersebut MTs Bantea berhasil mengalahkan SMPN Satap Lakapera dengan skor 2-1.

Kepada Baubau Post, Kepala MTs Bantea Saharuddin SPdI menuturkan, olahraga persahabatan semacam ini penting dan bagus untuk diadakan secara berkelanjutan, walau ia menyadari bila kegiatan yang telah diadakan masih kurang persiapan namun untuk kedepannya ia mengharapkan agar para guru bisa menjadikan ajang tersebut sebagai bahan evaluasi untuk lebih mempersiapkan pertandingan secara maksimal kedepannya.

“Kegiatan semacam ini bagus kalau kita lanjutkan terus untuk kedepan-kedepan, kita menyadari memang kegiatan tadi belum maksimal, karena anak-anak juga kita tidak siapkan dengan snacknya, tapi ini kita akan jadikan juga bahan evaluasi bersama semua teman guru-guru supaya kedepannya kita adakan persiapan yang lebih matang, disamping itu pelayanan kepada tamu juga nanti bisa kita maksimalkan,” tuturnya.

Dijelaskan, diadakannya laga tersebut untuk memacu prestasi siswa dibidang olahraga, disamping itu diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar kedua sekolah.

“Diadakannya olahraga persahabatan seperti ini, kita maksudkan agar siswa-siswi kita bisa berpacu mengukir prestasi dibidang olahraga, terutama olahraga sepak bola bagi putra dan olahraga bola voli bagi putri. Selain itukan manfaat tambahannya adalah mempererat tali silaturahmi antara siswa siswi MTs Bantea dan SMPN Satap Lakapera,” katanya.

Saharuddin juga mengharapkan bila kondisi keuangan sekolah yang ia pimpin sudah memadai, maka ia menginginkan agar kedepan untuk mengundang kembali SMPN Satap Lakapera ditambah SMPN Waleale dengan menggelar laga serupa.

“Kedepan kalau kita lihat kondisi pendanaan sudah lancar, mungkin bisa kita tambah skalanya dengan mengundang beberapa sekolah seperti SMPN Waleale, dan SMPN Satap Lakapera, tujuannya supaya sekolah kita juga semakin dikenal oleh desa-desa tetangga,” harapnya.

Ditempat terpisah, Kepala SMPN Satap Lakapera Marsiful SPd mengatakan, ia sangat mengapresiasi laga yang diadakan MTs Bantea dan mengundang siswa sekolahnya untuk bertanding.

Dinilainya, selain mempererat persahabatan antar siswa kedua sekolah, juga dapat menambah mental bertanding dan pengalaman siswa dalam olahraga sepak bola.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh MTs Bantea, karena kegiatan persahabatan semacam ini bagus sekali, selain untuk persahabatan kedua sekolah, juga bisa menambah mental bertanding dan pengalaman siswa dalam bidang olahraga. Nanti berikutnyakan bisa juga dari kita (SMPN Satap Lakapera) yang undang mereka datang main (sepak bola) di Lapangan Lakapera,” katanya.

Namun, Marsiful menyayangkan kurangnya dana yang disiapkan oleh MTs Bantea dalam laga persahabatan tersebut. Dimana ia bernaggapan, seharusnya MTs Bantea menyiapkan minuman dan makanan ringan untuk para siswa SMPN Satap Lakapera, untuk asupan sehabis bertanding.

“Hanya saya sarankan, sebaiknya harus ada persiapan yang mantap. Tapi ini biar snack (makanan ringan, red.) saja mereka tidak siapkan, seharusnya mereka siapkan karena mereka yang undang kita, kasian anak-anak juga capek habis main bola,” tutupnya.(*)