Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP – Fashion show jalanan yang kini dikenal dengan Citayam Fashion Week (CFW) sudah merambat ke daerah-daerah di Indonesia dan kini sudah merambah ke Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara.

CFW di Kota Baubau itu digelar oleh Program Studi Komunikasi UM Buton. hal itu diketahui dari video berdurasi 16 detik yang terunggah di tiktok dengan nama @komunikasi.umbuton.

Dalam video Peserta yang mengikuti CFW tersebut terlihat ada yang mengenakan pkaian sekolah menengah atas (SMA), busana sentuhan sarung buton dan kampurui, serta busana bebas.

Diawal video bertuliskan fashion show UM Buton part 1. generasi muda mudi yang meakukan aksinya di jalan depan kampus UM Buton itu terlihat berjalan sambil berlangak-lenggok bak seorang peragawati yang tengah memamerkan busana yang dikenakan.

Perayaan ini CFW ini awalnya diramaikan anak muda dari wilayah Sudirman, Citayam, Bojonggede, dan Depok. Lokasi persisnya berada di dekat Terowongan Kendal, tak jauh dari stasiun MRT Dukuh Atas dan stasiun KRL Sudirman, lalu merambah hingga ke daerah lain seperti Makassar dan Sultra.

Saat ini, CFW di Kota-kota besar seperti jakarta, Makasar petugas gabungan dari Polisi, Pol PP, dan dinas Perhubungan menjaga zebra cross untuk mencegah kegiatan CFW yang mengganggu lalulintas hingga mengakibatkan kemacetan jalan.

Petugas mengatakan fenomena Citayam Fashion Week bukan lagi ajang unjuk busana dengan catwalk di zebra cross. Ada pula orang-orang yang berkegiatan lain, sehingga makin membuat situasi menjadi padat.

Aparat kepolisian mengungkapkan semakin ke sini yang dilihat yang berada di jalan itu bukan hanya yang melakukan catwalk, tapi yang mengambil gambar, ngambil foto, membuat konten, tumpah ruah ke jalan sehingga lalu lintas terganggu.

Berdasarkan pemantauan polisi di Jakarta dalam beberapa hari terakhir, fenomena Citayam Fashion Week telah menimbulkan dampak kemacetan yang luar biasa. Tidak hanya di Dukuh Atas, tetapi dampak kemacetan juga sampai ke Semanggi.

baca juga: KSOP Baubau Intens Lakukan Pengawasan Kapal yang Sandar di Pelabuhan Murhum dan Pelabuhan yang Jadi Wilayah Otoritasnya

Di Kota BaubauFenomena CFW ini sudah mulai muncul. Diawal kemunculannya memang belum terlihat ada kemacetan lalulintas atau beluim ada pengguna jalan yang merasa terganggu. Tapi kalau petugas tidak segera turun memantau fenomena ini, bukan tidak mungkin kedepan ada pengguna jalan merasa terganggu sebagaimana terjadi di daerah lain. (**)