Peliput : Kasrun

BURANGA,BP-Pemerhati Demokrasi Mukmin Syarifuddin, S.Sos, M.Si mengingatkan para Kepala Desa Se-kabupaten Butun Utara (Butur) agar tidak main-main dengan anggaran Dana Desa yang peruntukannya untuk Harian Orang Kerja (HOK).

Pemerhati Demokrasi Mukmin Syarifuddin, S.Sos, M.Si

Pasalnya kata Mukmin, HOK ini bagian strategi pemerintah pusat dalam mengatasi kesulitan ekonomi masyarakat ditengah Pandemi Covid-19.

“HOK itu jangan main-main karena itu bagian strategi pemerintah pusat ditengah pandemi dan kesulitan ekonomi ini”, Katanya pada saat ditemui disalah satu warung Kopi Buranga, beberapa waktu lalu (23/12/2021).

Contohnya Kata Mukmin, seperti orang kerja satu hari diberikan upah untuk dua hari, jika terjadi hal seperti itu kata eks Dosen Darusalam Ambon itu, oknum kepala desa telah melakukan kejahatan terhadap negara.

“Jangan orang da kerja satu hari ditulis lima hari, baru dikasih upahnya hanya dua hari. Itu bukan kejahatan terhadap masyarakat, tapi kejahatan terhadap negara. Berarti oknum itu siapapun yang terlibat disitu menginginkan negara ini untuk hancur”,Tegasnya.

Dirinya berharap kepada masyarakat khususnya masyarakat Buton Utara jika di desa mereka penggunaan anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tidak transparan atau diduga ada penyalahgunaan anggaran segera melapor kepihak penegak hukum.

baca juga: Kasus Dugaan Pemotongan Gaji Guru-guru di Butur, Sekda Butur “Ogah” Beri Sanksi Kepada Terduga

“Bagi masyarakat jangan takut pertanyaan penggunaan dana desa itu”, tutupnya.(**)