• Pihak Kelurahan dan Dinsos Saling Lempar

WANGI-WANGI,BP – Seorang Nenek, Samunia (63) warga Kelurahan Mandati menangis di halaman Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Wakatobi, Jumat (15/05). Dirinya merasa tidak diperhatikan pemerintah, karena tidak mendapat bantuan sosial (Bansos).

Sebelumnya, Samunia sempat ke Kantor Kelurahan Mandati I. Namun pihak kelurahan malah menginstruksikan Samunia untuk ke Kantor Dinsos. Setibanya di Kantor Dinsos, Samunia malah diarahkan ke Kantor Kelurahan.

Merasa dipimpong, Samunia yang mengaku menghidupi kebutuhan sehari-hari dengan berjualan pinang dan gambir di Pasar Sentral tersebut akhirnya terduduk menagis di halaman Kantor Dinsos Wakatobi.

“Sebenarnya kami ini mau lari kemana sebagai masyarakat? Ini dari keluhan kita disampaikan ke Dinsos, di Dinsos diarahkan ke kelurahan. Kadang saya berpikir mukin saya ini bukan lagi masyarakat Indonesia tapi mungkin sudah dianggap masyarakat Singapura sehingga tidak pernah dapat,” keluhnya.

Di tempat yang sama, saat ingin dikonfirmasi terkait hal ini Kepala Dinsos Waktobi Jamrudin sementara tidak berada di kantornya.

Ditemui terpisah, Lurah Mandati 1, La Evi menagatakan, BST Kemensos telah rampung dengan kuota sebanyak 103 KK di Kelurahan yang ia pimpin. Kemudian, untuk warga miskin yang terdampak dan layak mendapatkan bantuan tersebut telah dikirim dan diserahkan pada Dinsos.

“Yang tidak tercover di BST ini ada perintah dari Dinsos, menyurat ke camat dan diteruskan ke lurah, untuk melakukan pengumpulan KK bagi mereka yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, batasnya itu sampai kemarin, jam empat sore,” tandasnya.

Padahal sebelumnya, Kepala Dinsos Wakatobi Jamrudin di Kantor Kelurahan Wandoka Selatan Kecamatan Wangi-wangi, meminta masyarakat datang ke Kantor Dinsos agar diupayakan mendapatkan bantuan melaui APBD Wakatobi maupun bantuan dari Provinsi Sultra.

“Tolong dikumpulkan datanya supaya kita coba melaui APBD kita yang belum terima ini, nanti kumpul KK-nya saja. Kemudian bisa juga dikelurahan atau bisa saja ke kantor,” tutupnya.

Peliput: Zul Ps

Pin It on Pinterest