Kantor PBS Cabang Baubau

Peliput: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Kota Baubau mengalami deflasi sebesar 0,68 persen di bulan Oktober 2020. Beberapa faktor menjadi penyebab deflasi.

BPS Kota Baubau melalui rilisnya, Senin (02/11), menyebut faktor deflasi di Kota Baubau karena turunnya dua harga kelompok pengeluaran yang cukup besar. Kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar -0,70 persen dan kelompok transportasi -3,88 persen.

Kantor PBS Cabang Baubau
Kantor PBS Cabang Baubau

Sedangkan kelompok yang mengalami kenaikan harga, yakni kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,08 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,22 persen; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya 0,04 persen; kelompok pendidikan 3,39 persen.

Untuk kelompok pakaian dan alas kaki; kelompok kesehatan; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya; maupun kelompok penyedia jasa makanan dan minuman relatif stabil.

Rilis itu juga menyebut, komoditas penyumbang deflasi di Kota Baubau yakni angkutan udara, ikan kembung/gembung, ikan layang, tomat, ikan cakalang, ikan bubara, cumi-cumi, beras, ikan katamba, serta kacang panjang.

Komoditas penyumbang inflasi di Kota Baubau antara lain, perguran tinggi, cabai rawit, daun kelor, ikan tuna, besi beton, daging sapi, kangkung, ayam hidup, seng, dan tempe.

Dalam ilmu ekonomi deflasi adalah suatu periode di mana harga-harga secara umum mengalami penurunan dan nilai uang bertambah. Ekonomi yang mengalami deflasi akan menunjukkan gejala harga-harga, gaji, dan upah menurun.

BACA JUGA: Baubau Kembali Inflasi di Bulan Maret

Deflasi merupakan kebalikan dari inflasi, ketika terjadi deflasi maka harga jasa dan barang-barang akan menurun, sedangkan ketika terjadi inflasi maka harga jasa dan barang-barang akan meningkat. Selain itu, bila deflasi terjadi akibat kurangnya jumlah uang yang beredar di masyarakat, sedangkan inflasi terjadi akibat banyaknya jumlah uang yang beredar di masyarakat. Salah satu cara menanggulangi deflasi adalah dengan cara menurunkan tingkat suku bunga.(**)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest