Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Wameo, Ade Hermansyah (kiri), didampingi stafnya Ahmad Abidin

Peliput: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Aktivitas perikanan di UPTD Pelabuhan Perikanan Wameo masih sunyi di bulan Oktober ini. Hal ini disebabkan sedikitknya stok ikan.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Wameo, Ade Hermansyah (kiri), didampingi stafnya Ahmad Abidin
Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Wameo, Ade Hermansyah (kiri), didampingi stafnya Ahmad Abidin

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Wameo, Ade Herwansyah mengatakan, kekurangan stok ikan dipengaruhi oleh terang bulan. Sehingga di bulan Oktober ini, hasil tangkapan nelayan juga menjadi sedikit.

“Untuk di oktober ini sedikit ikan, karena masih menghadapi musim terang, jadi ikan masih langka,” katanya saat ditemui di ruangan kerjanya Selasa (06/10).

Pihaknya memprediksi mulai minggu depan aktivitas perikanan sudah mulai ramai kembali, karena bukan lagi saat terang bulan.

Biasanya aktivitas di Pelabuhan Perikanan Wameo dimulai pukul 05.30 Wita hingga pukul 10.00 Wita. Namun saat terjadi kelangkaan ikan, aktivitas hanya sampai pukul 08.00 Wita saja.

“Kapasitas ABF di Pelabuhan Perikanan Wameo hmbisa menampung ikan sampai 5 ton per harinya. Kalau Cold Storage bisa menampung hingga 60 ton per harinya,” jelasnya.

Lanjut Ade Herwansyah, UPTD Pelabuhan Perikanan Wameo menjadi sentral berkumpulnya hasil tangkapan ikan nelayan dari Kota Baubau, Buton Tengah, Buton Selatan, maupun Kabupaten Buton. Hasil tangkapan yang masuk ke Kota Baubau harus ditarik retribusinya.

“Semua ditarik retribusinya, lalu kemudian disebar ke sentra penjualnnya mereka,” tuturnya.

Sementara itu salah satu staf Pelabuhan Perikanan Wameo, Ahmad Abidin menambahkan, stok ikan yang masuk di Pelabuhan Perikanan Wameo saat terjadi kelangkaan bisa 5 sampai 7 ton. Sedangkan jika tangkapan melimpah, bisa melonjak hingga 30 ton.

“Setiap hari tetap ada, walaupun 5 atau sampai 7 ton. Ikannya daratnya itu kebanyakan dari Lasalimu dan Sampolawa, jadi setiap sore itu tetap ada di pelabuhannya kita.” jelasnya.

Berbagai jenis ikan ditampung di Pelabuhan Perikanan Wameo. Hanya yang paling dominan jenis ikan pelagis seperti tuna, cakalang, maupun ikan layang.

Tidak hanya melayani Kota Baubau dan daerah penyanggahnya, ikan dari Pelabuhan Perikanan Wameo juga melayani pengiriman ikan ke Raha, Kendari, Kolaka, bahkan ke Morowali. Pihaknya juga melayani pengiriman antar pulau termasuk Jakarta dan Surabaya dan konsumsi semua Kapal Pelni. (**)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

KOMPLOTAN PERAMPOK BERSENJATA TAJAM SEMPAT MENYEKAP KORBANNYA DI BUTON UTARA DITANGKAP POLISI

HebatPolresButonUtara, Kawanan perampok bersenjata tajam berhasil diamankan Polres Buton Utara (Butur). Kawanan perampok itu sempat menyekap korbannya dalam kamar. Mereka berasal dari luar Buton Utara. Sejumlah barang bukti berupa ATM, beras, parang, obeng, dan senjata tajam jenis lainnya termasuk linggis berhasil diamankan oleh aparat kepolisian Buton Utara.@BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest