Peliput: Gustam

BAUBAU, BP – Meningkatkan kapasitas petugas Pendapatan Asli Daerah (PAD) non Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) lingkup Kota Baubau, Badan Pengelola Keuangan, Aset dan Pendapatan Daerah Kota Baubau menggelar workshop, di Metro Entertaint, Kamis (14/12).

Kegiatan yang dihadiri sejumlah perwakilan kelurahan se Kota Baubau itu dibuka resmi oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Baubau Armin, dengan menghadirkan Kepala Badan Pemungutan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Kendari Abdul Jamil SE MSi

sebagai pembicara.

Dalam pemaparan materinya, Abdul Jamil menjelaskan, pajak merupakan ketentuan pemerintah yang wajib untuk dilengkapi oleh semua wajib pajak. Dikatakannya, perlu perhitungan dan pendataan yang matang untuk memenuhi pajak.

“Pajak itu wajib dipenuhi, tidak boleh tidak. Pemungutannya juga harus lengkap berdasarkan aturan yang ada.

Bagaimana pajak ini terpenuhi, tentu kita harus melakukan pendataan dan perhitungan yang tepat, untuk kemudian kita sampaikan kepada yang wajib pajak,” jelasnya.

Abdul Jamil mencontohkannya pada Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Dikatakannya, PPJ melalui genset itu ditanggulangi oleh objek PPJ yang bersangkutan. “Kita harus pahami dulu apa objek PPJ. PPJ non PLN adalah Penggunaan tenaga listrik yang sumbernya dihasilkan sendiri menggunakan genset.

Pelanggan adalah subjek pajak, sedangkan instansi dimana kita jadi pelanggannya adalah wajib pajak. Itu yang harus kita pahami dulu,” tandasnya. (*)

Pin It on Pinterest