Peliput: Hengki TA

PASARWAJO, BP – Pada debat publik di Gedung Wakaka, Kecamatan Pasarwajo, Kamis (02/02). Calon Wakil Bupati Buton, Drs La Bakry saat menyampaikan visi dan misi merasa mengalami tekanan psikologi. Dimana dalam hal tersbut seharusnya disampaikan oleh Calon Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun.

Dijelaskannya, La Bakry mengatakan, meski ia yang mewakli untuk menyampaikan visi dan misi, namun hal tersebut merupakan rancangan bersama Umar Samiun, untuk dapat disampaiakn kepada publik.

“Kami selalu bersama-sama, namun untuk saat ini hanya saya sendiri yang hadir, sehingga saya menhalami tekanan psikologi, karena apa yang saya sampaikan belum tetentu tersampaiakan. Akan tetapi, untuk garis besarnya itu tidak jauh dengan apa yang akan disampaikan Umar Samiun,” jelasnya.

Lanjutnya, untuk ide-ide itu sendiri, ia selalu berdiskusi bersama Umar Samiun. Namun pada debat tersebut, untuk detailanya akan diterjemakan lebih lanjut di program teknis. Sedangkan untuk program umumnya, meskipun tidak 100 persen seperti yang ada dalam ide dan gagasan Umar Samiun, akan tetapi dapat mewakilinya.

“Mengenai kawasan budaya, industi, dan meyakinkan semua pemerintah dan semua pihak mengenai pemantapan idustri aspal untuk kepentingan nasional itu sama,” tuturnya.

Dari penjelasan yang diberikan untuk panelis, berdasarkan kapasitas dan informasi yang sering di diskusikan bersama Umar Samiun, dimana dengan melihat pembangunan daera dari lima tahun sebelumnya. Sehingga dalam konsep tersebut untuk melanjutkan rencana kerja di lima tahun yang akan datang.

“Yang menilai bagus bukan saya, namun para tamu dan panelis yang mendengarkan. Pada pertannyaan yang diberikan itu, apa yang telah kami lakukan dan pertanyaan yang diberikan dapat direspon sesuai dengan rencana yang kita akan lakukan kedepan,” tutupnya.(*)

Pin It on Pinterest