-Bupati dan Kapolda Sultra Tinjau Lokasi

Peliput: Gustam

PASARWAJO, BP- Pasca insiden pembakaran puluhan rumah di Desa Gunung Jaya, Kecamatan Siontapina semalam, suasana di sekitar masih mencekam. Puluhan aparat TNI maupun Polri masih siaga berjaga di lokasi.

Korban yang rumahnya terbakar kini mengungsi di daerah sekitar. Bupati Buton La Bakri dan Kapolda Sultra Brigjen Iriyanto SIk langsung meninjau lokasi.

“Bermula dari anak muda Desa Sampuabalo yang melintasi jalan Desa Gunung Jaya dengan membuang gas motor, sehingga pemuda Gunung Jaya tidak menerima dan mengeluarkan pernyataan yang tidak menyenangkan,” jelas Brigjen Iriyanto SIk kepada segenap awak media, kamis (06/06).

Tak terima dengan ucapan karas tersebut, pemuda Sampuabalo kemudian melempar batu ke rumah warga. Tidak puas dengan aksi pelemparan tersebut, pemuda Sampuabalo membakar puluhan rumah Desa Gunung Jaya.

“Tidak berlangsung lama pemuda sampuabalo tiba-tiba datang dan terjadi aksi lempar batu. Kita tahu bersama, masyarakat Gunung Jaya sedikit masyarakatnya, sehingga ketika mereka bepergian, terjadilah pembakaran,” tutur orang nomor satu jajaran kepolisian Prov Sultra itu.

Brigjen Iriyanto SIk menegaskan, akan mengusut tuntas kasus tersebut, serta menetralisisi dua belah pihak desa yang bertikai. “Kita tenangkan dulu masyarakat, setelah itu baru polisi cari tahu pelakunya,” tegasnya.

Data yang peroleh media ini, sebanyak 87 rumah warga Desa Gunung Jaya kini menjadi abu. Hingga kini, pemuda antar dua desa masih saling menjaga dengan membawa senjata tajam (sajam). Setiap sudut kampung dijaga. Pengendara yang lewat diperiksa.

Hingga kini jumlah korban dan kerugian masih dalam taksiran. Terpantau, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sejak pagi hari sudah standby di lokasi memberikan bantuan. (*)

Pin It on Pinterest