– Masing Paslon Memaknai Nomor Yang Didapat

Peliput: Anton

LABUNGKARI, BP – Pasca proses pencabutan nomor urut Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buton Tengah (Buteng) yang berlangsung di KPUD Buteng pada Selasa (25/10) kemarin, kedua Paslon yang akan bertarung pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buteng dalam Pilkada Buteng Februari 2017 mendatang terlihat akrab dalam menjalin silaturrahim.

Samahuddin SE tampak berjabat tangan dengan Ir H Abdul Mansur Amila MTP usai pelaksanaan prosesi pencabutan nomor urut Paslon yang disambut dengan suara riuh dari para simpatisan pendukung. Bukan hanya itu, dua pasang kontestan Pilkada Buteng yang masing-masing turut didampingi oleh calon wakilnya itu mengadakan foto bersama yang disaksikan oleh pihak KPUD Buteng, Panwaslu, pihak aparat keamanan TNI dan Polri, serta massa simpatisan dari masing-masing Paslon.

Saat konferensi pers dalam rangka pandangan tentang arti nomor urut yang diperoleh, masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati mempunyai panilaian tersendiri mengenai nomor urut yang telah dipegangnya.

Paslon yang mendapat nomor urut 1 yakni Samahuddi SE dan Kapten (Inf.) La Ntau mengatakan bahwa nomor urut 1 bagi keduanya sudah singkron dengan pelaksanaan Pilkada yang pertama di Buteng, disamping itu nomor urut 1 dimaknai juga sebagai simbol juara satu dan merupakan piala emas serta diharapkan sebagai simbol kemenangan bagi keduanya yang lebih dikenal dengan akronim SAMATAU.

“Nomor 1 itu sudah jelas, Buton Tengah ini adalah baru pemilihan yang pertama, kemudian setiap yang nomor 1 saya kira itu piala emas, nomor 1 untuk kedepannya saya rasa pasti menang, pemilihan pertama dan nomor 1 itu siapapun saja nomor 1 itu sudah juara 1, itu sudah jelas dan saya yakin untuk menang, kemudian juga nomor 1 pada biasanya itu adalah kemenangan buat saya,” ungkap Samahuddin.

Sementara paslon yang memperoleh nomor urut 2 yaitu Ir H Abdul Mansur Amila MTP dan Muh Saleh Ganiru SAg memaknai arti nomor urut 2 yang mereka peroleh sebagai tanda damai dan simbol kemenangan.

Pada kesempatan itu Abdul Mansur Amila mengatakan bahwa ia memaknai nomor urut 2 sebagai victory atau tanda damai, disamping itu ia mengatakan juga taglain dari nomor 2 itu pertanda ia harus lanjutkan memimpin Buteng 2 kali dan pada pemilu bulan 2 (Februari) nanti berarti kemenangan bagi nomor 2.

“Karena kita mendapatkan nomor urut 2, nomor 2 itu viks, tanda damai, victory atau tanda damai, kemudian taglainnya nomor 2 kita harus lanjutkan 2 kali dan kami yakin insyaallah menang, pemilu itu kan bulan 2 (Februari), berarti kemenangan nomor 2 yah,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, pasangan Wakilnya yakni Muh Saleh Ganiru SAg juga mengomentari arti dari nomor urut 2 bahwa dalam bentuk jaringan adalah simbol kemenangan.

“Kita berterimakasih dapat nomor urut 2, kalau didalam bentuk jaringan nomor 2 itu fir atau simbol kemenangan, jadi gini, kampanyenya itu bulan 2 (Februari), ya berarti nomor 2, gitu aja,” tandasnya.(#)