Peliput : Prasetio M Editor: Hasrin Ilmi

Saat pelaku menunjukan kepada Kapolres Baubau AKBP Daniel Widya Mucharam SIk MPA, cara membobol motor

BAUBAU, BP – Polres Baubau berhasil mengamankan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) lintas provinsi. Tersangka merupakan pasangan suami istri (Pasutri) dengan inisial SW (39) dan WS (38). Bahkan, WS saat ini masih tercatat sebagai PNS di salah satu Kabupaten Sulawesi Tenggara.

Demikian diungkapkan Kapolres Baubau AKBP Daniel Widya Mucharam SIk MPA dalam press rilis di Mapolres Baubau, Kamis (28/12).

“Yang mana kasus ini di bawah komando Kasat Reskrim Polres Baubah AKP Diki Kurniawan dan tim, berhasil mengungkap kasus pencurian di 59 titik tempat kejadian perkara,”kata Daniel.

Dikatakan, berdasarkan hasil pengembangan penyidikan dan penyelidikan, Polres Baubau berhasil mengamankan 15 barang bukti terdiri dari, 11 kendaraan bermotor, dua TV dan dua laptop. Lokasi pencurian bervariasi, yakni di kompleks perumahan dan wilayah pertokoan.

Tersangka merupakan pasangan suami istri dengan inisial SW (39) dan WS (38), yang mana suami tidak memiliki pekerjaan dan istri pelaku merupakan seorang PNS di salah satu Kabupaten Sulawesi Tenggara. Modus Pelaku, berboncengan menggunakan sepeda motor pinjaman dan mencari sasaran, saat sudah menemukan sasaran, suaminya turun untuk mengambil sasaran curian tersebut.

Kasus tersebut dapat terungkap, diawali keterangan saksi tanggal 2 Desember 2017 yang mana pemilik motor yang dipinjam oleh pelaku, melihat awalnya pelaku menggunakan satu buah miliknya, kemudian saat meninggalkan lokasi mereka sudah menggunakan motor masing-masing. Motif para tersangka, yakni menggunakan sebagaian hasil dari jualan barang curian untuk menggunakan Narkoba.

Berdasarkan hasil pengembangan, Polres Baubau menemukan tiga tempat lokasi penjualan Barang curian tersebut, yakni di Raha, Taliabo, Kota Baubau dan Makasar. Untuk Kendaraan Motor yang di amankan Polres Baubau 11 buah dan tidak menutup kemungkinan bisa bertambah, pasalnya berdasarkan pengakuan pelaku sebagaian barang sudah di jual di luar Kota Baubau. Kedua pelaku akan dikenakan pasal 363 dengan hukuman penjara maksimal tujuh tahun.

“TKP nya ini ada dua propinsi di luar Sultra, yaitu di makasar Sulawesi Selatan dan Maluku Utara di Taliabo,” jelasnya. (*)

Pin It on Pinterest