Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP- Memasuki akhir pekan keempat bulan Januari 2022, harga kebutuhan pokok yang dijual di Pasar Tradisional Wameo Kota Baubau sudah kembali normal. tanda-tanda harga menuju normal itu sebenarnya sudah mulai terasa sejak memasuki pekan ke tiga bulan Januari 2022.

Pedagang di Pasar Wameo Baubau

Sebagaimana pantauan Baubau Post di Pasar Tradisonal Wameo, harga cabe yang sebelumnya di jual Rp 70 ribu per kilo gram, kini dijual turun 50 persen yaitu Rp 35 ribu per kilogram. Begotu juga dengan harga tomat, sebelumnya dijual dengan harga Rp 15-20 ribu per kilogram, kini dijual dengan harga Rp 7-10 ribu per kilogram.

Berbeda dengan harga telur, hingga pekan ini harganya dibeberapa lokasi masih berbeda-beda. Misalnya di Pasar Wameo, telur ukuran jumbo dijual dengan harga Rp 55 ribu per krak. Sementara di Kawasan Jembatan Batu ada yang menjual telur dengan harga Rp 48 ribu per krak

Sementara harga minyak goreng di pasar tradisional masih tetap tinggi yaitu berkisar antara Rp 42 ribu hingga Rp 47 ribu per dua liter tergantung dari merek minyak goreng kemasan yang dijual. Harga minyak goreng kemasan yang dijual dipasar Tradisional ini memang berbeda jauh harganya dengan minyak goreng kemasan yang dijual di ritel modern seperti Hypermart dan Alfamidi, di dua tempat itu karena mendapatkan subsidi dari pemerintah pusat maka hargnya di jual Rp 28 ribu per dua liter.

Kadis Perindag Kota Baubau La Ode Ali Hasan mengatakan turunya harga sembako seperti cabe dan tomat disebabkan stok yang masuk di pasar tradisional memang saat ini sangat banya. “Pasca panen dan petani sukses melakukan panen makanya stoknya banyak berdampak pada penurunan harga,” ucapnya, Minggu (30/02/2022)

Dia menyebutkan stok cabe dan tomat itu berasal dari Kabupaten Buton, Kabupaten Muna, dan Juga ada yang masuk dari Kota Makassar. “Jadi stok ini aman hingga bulan Maret. nani mau masuk lagi bulan Ramadan diprediksi akan kembali naik,” tuturnya.

Untuk harga telur, Ali Hasan Mengatakan sebenarnya stok telur itu sudah masuk di Baubau sejak pekan ketiga. Hanya saja pendostribusiannya belum merata. Menurut Ali Hasan, distributor telur baru menyalurkan sebagian sehingga memang ada pasar yang menjual telur itu masih stok lama. “Kalau di sekitar jembatan batu sudah dijual normal, karena distributor telur sudah masuk di lokasi itu,” jelas Ali Hasan.

baca juga: Transaksi Yang Berhubungan Dengan Pemkot Baubau tahun 2022, 70 Persen Melalui Jalur Digital

Sementara harga minyak goreng kemasan di Pasar tradisional diakui Ali Hasan masih tinggi dan belum ada penurunan harga. “Insya Allah kita masih menunggu intervensi pemerintah pusat dimana setelah mengintervensi ritel modern, nanti akan segera masuk ke pasar tradisional. Penyalurannya nanti melalui Bulog,” jelas Ali Hasan. (***)

Comments are closed.