Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP- Pelaku pencabulan dua anak sekaligus di bawah umur yang dilakukan LS di di hutan sekitar Kelurahan Kaisabu Baru, Kecamatan Sorawolio, Kota Baubau sudah diamankan polisi pasca salah satu orang tuan korban melaporkan ke polisi pada tanggal 16 Februari 2022.

Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo

Kapolres Baubau AKBP Erwon Pratomo ketika dihubungi media ini membenarkan penangkapan pelaku yang tidak jauh dari rumah salh satu korban. Rupanya penangkapannya dilakukan setelah polisi menerima laporan pada hari yang sama, “Benar pelakunya ditangkap tidak jauh dari rumah salah satu korban di Kelurahan Karya Baru, pada tanggal 16 Februari 2022,” kata Kapolres Baubau, Selasa (22/02/2022)

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Aksi bejat LS yang diduga melakukan pencabulan terhadap dua orang yang masih dibawah umur dan masih berstatus pelajar SMP dilaporklan ke Polres Baubau pada Rabu 16 Februari 2022 oleh orang tua koraban berinisial N (42). Kedua Korban yang dimaksud yaitu “R” dan rekannya “H”

Peristiwa ini dibenarkan Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo SIK ketika dihubungi Baubau Post, Senin (21/02/2022).

“Pelapor beralamat di Kelurahan Kaisabu Baru, Kecamatan Sorawolio, Kota Baubau. ibu berinsial N melaporkan tindak pidana persetubuhan,” kata AKBP Erwin.

Dalam laporannya aksi yang dilakukan LS terjadi pada Minggu malam tanggal 13 Februari 2022, diman R yang merupakan anak kandung N bersama dengan rekannya H pernah dijemput pelaku LS menggunakan sepeda motor. Mereka pergi berboncengan dua dengan modus membeli pentol di Pasar Malam Karya Baru.

Ditengah perjalanan mereka malah tidak pergi ke pasar malam, tapi LS membawa kedua korban menuju arah hutan. Setelah menemukan tempat yang benar-benar sepi, LS memberhentikan motornya dan setelah menyuruh turun kedua koraban dari motor, LS langsung menarik tangan korban dan selanjutnya diduga melakukan aksi bejatnya menyetubuhi kedua korban.

baca juga: Terima Laporan Ada Jalan Amblas dan Rusak di Jalan Poros Baubau-Pasarwajo, Polsek Sorawolio Sigap dan Cepat Pasang Police Line

R sebenarnya sempat berusaha melarikan diri tapi LS berhasil mencegah dan mengancam akan membunuh kedua korban kalau sampai melapor ke orang lain. Korban pun merasa sakit pada kemaluannya dan akhirnya mencertakan kepada N dan tidak terima anaknya diperlakukan demikian oleh LS akhirnya N melaporkan kejadian tersebut ke kantor Polres Baubau.

Kapolres Baubau AKBP Erwin mengatakan pelaku diancam Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” kata Kapolres Baubau.(***)