Peliput: Darson

BURANGA, BP – Kabupaten Buton Utara (Butur) gelontorkan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk membangun Masjid dan Islamic Center. Hal itu, dilakukan sebagai persiapan dalam menghelat Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVII tingkat provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2018.
Butur sendiri terpilih sebagai tuan rumah. Untuk menyiapkan segala kebutuhan fasilitas menyambut ajang tiga tahunan dibidang keagamaan tersebut, Daerah otoritas Abu Hasan itu telah menggolotorkan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk membangun Masjid Agung dan Islamic Center yang nantinya diperuntukam sebagai arena lomba.
Tak hanya itu, infrastruktur jalan yang belum teraspal bakal dibenahi untuk memudahkan para khafilah untuk menyambangi daerah yang berslogan Lipu Tinadeakono Sara ini.
Bupati Buton Utara, Abu Hasan mengatakan, sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ ke-27 tingkat provinsi, Butur kini mulai berbenah menyiapkan segala kebutuhan untuk menyambut khafilah seantero Sultra yang akan meramaikan ajang lomba dibidang keagamaan itu.”Kita sudah siakan anggaran dari APBD untuk membangun Masjid Agung dan Islamic Center yang nantinya akan digunakan sebagai arena lomba.Intinya Butur siap menjadi tuan rumah MTQ XXVII tingkat provinsi. Segala persiapan mulai ditabuh. Pemda Butur telah menyediakan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk pembangunan Masjid Agung dan Islamic Center yang nantinya bakal digunakan sebagai arena lomba,” kata Abu Hasan, kemarin di Ereke.
Oleh karena itu, ptia berkacamata ini mengajak masyarakat Butur untuk berpartisipasi dalam menyuskseskan penyelenggaraan MTQ tahun 2018 mendatang. Menurutnya, MTQ menjadi salah satu media syiar dan dakwa untuk membumikan Al-Qur’an ditengah-tengah kaum muslimin. Sehingga menjadi sebagai nafas, pegangan hidup yang hakiki dan kepribadian setiap umat Islam.
“Ajang MTQ merupakan instrumen penting dalam mendorong umat Islam mempelajari Alquran, termasuk memahami dan melaksanakan nilai-nilai keutamaan yang dikandungnya. Penyelenggaraan MTQ sebulum-belumnya telah memberikan manfaat besar bagi umat Islam di berbagai penjuru guna mendorong untuk mempelajari Quran, mulai dari membaca, menulis, menghafal dan memahami kandungannya,”jelasnya dia.
Mewujudkan Butur yang relegius adalah komitmen pemerintahan Abu Hasan Ramadio. Dengan demikian, menurutnya, melalui ajang keagamaan tersebut merupakan kesempatan berharga menyebar syiar-syiar islam ditengah-tengah masyarakat Buton Utara untuk giat membaca Al Qur’an. (*)

Pin It on Pinterest