Peliput: Gustam – Editor: La Ode Adrian

BATAUGA, BP – Dalam proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buton Selatan, beberapa masyarakat yang wajib pilih pada TPS 3 Kelurahan Lakambau Kecamatan Batauga yang dilaksanakan pada Rabu (15/02), mempermasalahkan Surat Keterangan Memilih yang dikeluarkan oleh pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Busel kepada para wajib pilih yang sudah terdapat di Capil namun belum memiliki e-KTP.

Kepada Baubau Post, Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Lakambau Muhamad Anton mengatakan, beberapa masyarakat menduga bahwa Surat Keterangan Memilih yang dikeluarkan oleh Disduk Capil Busel berpotensi digandakan.

“Kurang (lebih) sepuluh orang (warga), mereka permasalahkan Suket (Surat Keterangan Memilih, red.) dari Capil (Busel), karena menurut mereka Suket tersebut dapat digandakan,” kata Muhamad Anton.

Namun dijelaskan kata Anton, mengenai keabsahan Surat Keterangan Memilih dimaksud adalah hasil koordinasi dan berasal dari kerjasama yang dari pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buton Selatan dan Disduk Capil Buton Selatan, sehingga dipastikan tidak ada Surat Keterangan Memilih yang digandakan.

“Kalau masyarakat mempertanyakan soal regulasi Suket tersebut, silahkan ke KPU untuk dikomunikasikan langsung dengan Capil, karena Suket itu di keluarkan oleh Capil, KPU dan Capil bekerjasama untuk mencocokan data. Jadi Suket yang di keluarkan oleh Capil itu, dicocokan dengan Suket yang dipegang oleh seorang wajib pilih, jika cocok datanya maka akan dilayani untuk memilih, tapi jika tidak cocok maka tidak akan layani,” tutupnya.(#)

Pin It on Pinterest