Kabag Kesra Setda Busel Dedy Hasriadi saat memberikan pengarahan dal rapat Pemantapan MTQ di Gedung Wisata


Peliput: Amirul

BATAIGA,BP-Pemerintah Kabupaten Buton Selatan laksanakan rapat pemantapan persiapan MTQ ke-28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, di Gedung Wisata, Kamis (17/9)

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Buton Selatan Dedy Hasriadi, SKM,M.Si yang juga selaku Ketua II, menjelaskan kegiatan MTQ tahun ini dilakukan secara virtual, sehingga memilih pelaksanaannya di Hotel Hing Amimah Kota Baubau untuk menjamin ketersedian jaringan internet dan penerangan serta memudahkan pemantauan peserta mengingat sekarang dalam kondisi Covid-19.

Kabag Kesra Setda Busel Dedy Hasriadi saat memberikan pengarahan dal rapat Pemantapan MTQ di Gedung Wisata
Kabag Kesra Setda Busel Dedy Hasriadi saat memberikan pengarahan dal rapat Pemantapan MTQ di Gedung Wisata

Sementata, Kepala Sub Bagian Tata Usaha La Ode Isman, SE mewakili Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Busel, mengatakan bahwa MTQ tahun 2020 dilaksanakan mulai tanggal 21 – 25 September 2020,

“Ini membutuhkan persiapan yang serius karena dilakukan secara virtual, peserta serta pendamping untuk mempelajari juknis kegiatan tiap lomba,” ucap La Ode Isman

Lanjutnya, salah satu kunci keberhasilan peserta, selain dari kemampuan peserta sendiri juga turut ditentukan oleh faktor pendukung lain seperti jaringan IT dan unsur teknis lainnya.

“Jadi ini perlu dipersiapkan secara matang,” katanya

Ia menambahkan, jumlah peserta MTQ Ke-28 Tahun 2020 dari Busel yakni 39 orang untuk 7 jenis lomba dan telah mengikuti pelatihan serta tranning dari pelatih.

“Keikutsertaan Kabupaten Buton Selatan tetap menargetkan untuk beberapa jenis lomba bisa diharapkan mendapatkan medali, mengingat kafilah kita adalah yang sudah pernah mengikuti jenis lomba tersebut,” tukasnya (*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel:

MELAWAN APARAT SAAT DITANGKAP, PEMBUNUH TNI 1413/BUTON DIBERI ‘HADIAH’ TIGA PELURUH HINGGA TEWAS

Komang Iyas, pemuda asal Ngakaring-ngakring, Kecamatan Bungi, Kota Baubau, yang membunuh anggota TNI 1413/Buton tewas tertembak tim Polres Baubau karena sempat melawan membahayakan petugas dan berusaha merebut senjata api (Senpi) milik petugas.Komang Iyas bahkan berusaha melarikan diri hingga diberi tembakan peringatan sebanyak tiga kali, namun tetap tidak diindahkannya, hingga akhirnya aparat ‘menghadiahkanya’ tiga peluruh yang bersarang di tubuh bagiabn belakang pelaku yang membuat nyawanya tidak tertolong. @BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest