Laporan : Hasrin Ilmi
BUTON,BP-Pemerintah Kabupaten Buton terus gencar melawan serta sosialisasi bahaya stunting. Melalui TP-PKK Kabupaten Buton dalam dalam satu bulan terakhir terus membagikan makanan tambahan kepada anak lokus stunting di sejumlah posyandu.

Ketua TP PKK Buton, Ny, Delya Montolalu La Bakry saat menimbang salah seorang bayi peserta posyandu

Ketua TP-PKK Buton, Ny Delya Montolalu La Bakry bersama Ketua Dharma Wanita Persatuyan (DWP) Kabupaten Buton, Ny. Wa Ode Sitti Haidar Zilfar, secara maraton membagikan langsung kepada warga. Terkahir menyerahkan 114 paket diserahkan untuk Posyandu Sangia Manuru di Desa Manuru, Kecamatan Siotapina beberapa waktu lalu.

Ketua TP PKK Kabupaten Buton, Ny. Delya Montolalu La Bakry mengatakan soal pentingnya menghadiri posyandu.Di desa tersebut terdapat 24 bayi stunting dan 13 ibu hamil.

“Jangan lupa selama hamil minimal 4 kali memeriksakan kehamilan ke posyandu dan rutin menimbang dan mengukur Tinggi badan anak agar bisa diketahui bagaimana tumbuh kembangnya” katanya.

Istri Bupati Buton ini mengatakan pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PKK Buton dan pemerintah Daerah terhadap tumbuh kembang anak di Kabupaten Buton.

“Upaya mencegah penyakit stunting merupakan tanggung jawab kita bersama demi daerah buton yang bebas stunting,”ungkapnya.

Disela sela kunjungannya tersebut, tidk lupa sambil melakukan sosialisasi tentang bahaya stunting.

baca juga: Kapolres Buton Pimpin Sertijab Delapan Pejabat Polres

“Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak karena kekurangan gizi kronis sejak Hari Pertama Kehidupan (HPK) yaitu sejak bayi dalam kandungan sampai usia 2 tahun” kata Ny. Rusnah, SKM, MSi ketika memberikan penyuluhan tentang stunting kepada masyarakat. (***)