Peliput : Kasrun

BURANGA,BP-Wakil Bupati Kabupaten Buton Utara (Butur) membuka launching penyaluran beras premium Bulog Bagi Aparatur Sipil Negara Lingkup Pemkab Butur di Aulah Bappeda, Rabu (23/02/2022).

Dalam sambutannya wakil Bupati Buton Utara, mengatakan kerja sama antar lembaga seperti ini sangat baik untuk ditumbuh kembangkan dalam menjawab berbagai tantangan dan permasalahan pembangunan di daerah.

Sekda Butur, Muhammad Hardy Muslim saat menandatangani MoU Bersama Bulog Sultra

“Karena akan memberikan energi baru bagi kita dalam memikirkan dan menjawab setiap permasalahan yang ada di daerah”, Kata Ahali pada saat membacakan sambutan Bupati Butur, Ridwan Zakariah.

Pasalnya Kata Ahali, permasalahan di daerah Butur ini sangat beragam dan dinamikanya sangat tinggi.

Beragamnya masalah ini kata Ahali, sangat dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak, lembaga lain baik istansi Vertikal, pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

“Sehingga nantinya akan lebih mudah dan penanganan setiap masalah yang ada di daerah”, ujarnya.

Lanjut Ahali program beras ASN ini merupakan program yang sangat baik antara pemerintah provinsi kabupaten dan kota yang ada di Sultra.

“Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam arti luas”, katanya.

Masih Kata Ahali program beras ASN ini, program yang telah disepakati bersama baik pemerintah provinsi maupun dengan seluruh pemerintah kabupaten kota di Sultra sesuai arahan bapak gubernur Sultra, Ali Mazi kepada seluruh bupati dan wali kota se-Sultra agar seluruh ASN yang ada di daerah menggunakan beras dari Bulog.

Sedangkan Pemkab Butur, Kata Ahali sudah melaksanakan arahan gubernur Sultra dengan ditandai penandatanganan MoU dengan pihak devisi regional Bulog Sultra dan dalam bentuk peraturan lainnya.

“Menjaga ketahanan pangan, utamanya dari sisi kelangsungan produksi tingkat petani serta menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras bagi masyarakat di daerah”, katanya.

Lanjut Ahali dirinya mengharapkan, peran Bulog yang telah ditugaskan konstitusi untuk menjaga kestabilan dan ketersediaan pangan nasional dan ketersediaan pangan di daerah dapat bekerja semaksimal mungkin berkolaborasi dan bersinergi baik dengan pemerintah kabupaten Buton Utara dalam penyediaan beras ASN ini.

“Agar dapat berjalan baik dan beras yang disediakan dalam kondisi kualitas yang baik pula serta memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan “, harap Ahali kepada Bulog Sultra.

Ahali juga meminta kepada seluruh ASN yang ada di Kabupaten Buton Utara untuk menerima program Beras ASN.

” Karena ini merupakan kesepakatan bersama pimpinan daerah di seluruh Sulawesi Tenggara dan kami yakin bahwa beras Bulog yang akan didistribusikan kepada seluruh OPD dalam kondisi kualitas yang baik sesuai standar kesehatan yang telah ditetapkan serta sesuai dengan harga pasar”, Pinta Ahali kepada Seluruh OPD yang hadir.

Masih Ahali dirinya meminta,kepada pihak Bulog agar membangun komunikasi yang baik dengan pihak Pemkab Butur agar beras ASN ini dapat diserap gabah petani yang ada di Butur.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Butur, Ahali membeberkan jumlah ASN yang ada di Kabupaten Buton Utara dengan jumlah total lebih kurang 2.306 orang.

Namun yang dapat masuk dalam program Beras ASN ini hanya sebagian besar saja yaitu sebanyak-banyaknya 1.466 orang.

Hal itu disebabkan oleh sebaran ASN yang tidak tidak terkoneksi dalam satu tempat tempat, namun tersebar diseluruh kecamatan dan desa yang sangat jauh dari jangkauan pelayanan Bulog utamanya bagi ASN guru dan tenaga kesehatan.

baca juga: Begini Langkah Pemkab Butur Awasi Pengerjaan Rehabilitasi Jalan Provinsi Yang Ada di Wilayahnya

Apalag dengan kondisi jalan yang sepenuhnya belum baik khususnya jalan provinsiprovinsi sehingga apanila seluruh ASN masuk di program ini akan menyulitkan dalam pelaksanaan pendistribusiannya.(**)