Wali Kota AS Tamrin membuka seminar akhir penyusunan dokumen studi kelayakan pengembangan kawasan infrastruktur strategis Kota Baubah

Peliput: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Seminar studi kelayakan pengembangan kawasan infrastruktur strategis, kini masuk pada tahap akhir. Ada tiga kawasan infrastruktur yang difokuskan.

Wali Kota AS Tamrin membuka seminar akhir penyusunan dokumen studi kelayakan pengembangan kawasan infrastruktur strategis Kota Baubah
Wali Kota AS Tamrin membuka seminar akhir penyusunan dokumen studi kelayakan pengembangan kawasan infrastruktur strategis Kota Baubah

Tiga infrastruktur strategis tersebut yakni jalan lingkar Bungi-Betoambari, Bypass, dan Jembatan Buton Muna.

Wali Kota Baubau, AS Tamrin dalam sambutannya saat membuka seminar akhir, Senin (28/12) mengatakan, pembangunan tiga proyek strategis tersebut untuk mengurai kepadatan lalu lintas. Khususnya untuk kendaraan bermuatan berat.

“Jalan lingkar merupakan alternatif untuk menempuh daerah tujuan, dibandingkan melalui jalan di pusat kota,” katanya.

Jalan lingkar ini lanjut AS Tamrin, dapat mempengaruhi nilai lahan yang dilalui oleh jalan lingkar. Harga lahan bisa meningkat dan pemerataan sebaran penduduk Kota Baubau.

“Dengan dibukanya akeses jalan lingkar, sebaran penduduk akan cenderung mengikuti pusat kawasan ekonomi baru di sepanjang jalan lingkar,” paparnya.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini optimis, pembangunan tiga kawasan infrastruktur strategis tersebut akan menjadikan kota ini berkembang dua kali lebih cepat dibanding daerah sekitarnya.

baca juga: Walikota AS Tamrin Ingatkan Rasa Malu Korupsi

“Karena fokus pada pengembangan infrastruktur yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Baubau,” ujarnya.

Selain itu, pengembangan tiga kawasan infrastruktur tersebut juga untuk memastikan Kota Baubau siap menjadi calon ibu kota Provinsi Kepulauan Buton, jika nantinya sudah terbentuk. (**)

NONTON JUGA VIDEO BERIKUT:

TARI DAUN NIPAH DARI BAUBAU AKAN MASUK DAFTAR TARI NASIONAL

Sanggar Seni Lakologou yang bertempat di Kelurahan Lakologou membuat sebuah tarian khas Baubau yang nantinya akan dimasukkan menjadi salah satu tarian nasional oleh Balai Pelestarian Nilai dan Budaya Provinsi Sulawesi Selatan. Tarian itu bernama Tari Daun Nipah.

Pemilik Sanggar Seni Lakologou Erna SKM saat dikonfirmasi Baubau Post, Kamis (25/06), mengatakan Balai Pelestarian Nilai dan Budaya (BPNB) Provinsi Sulawesi Selatan memfasilitasi untuk membuat sebuah tarian khas Buton. Dengan demikian Erna memutuskan untuk membuat tarian di wilayahnya tepatnya di Lakologou. Tari Daun Nipah dari Baubau akan masuk daftar tari nasional. @BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest