– Pasien juga Terinfeksi Paru-paru

Peliput: La Ode Adrian

BAUBAU, BP – Andi Rizki yang masih berumur 13 bulan, meninggal dunia pada Jumat (16/12) sekitar pukul 22.00 Wita di RSUD Palagiimata, akibat menderita gizi buruk. Dokter umum Wa Ode Nur Intan yang menangani korban mengatakan, selain menderita gizi buruk Andi Rizki juga diketahui terinfeksi paru-paru, juga beberapa penyakit lainnya.

“Dari umur 11 bulan (pasien) batuk berdahak, nanti ditahu dia kekurangan gizi setelah ditimbang berat badannya di bawah garis normal. Selain gizi buruk, setelah di rontgen pasien juga menderita infeksi paru-paru, jadi curiganya infeksi paru-parunya yang menyebabkan dia gizi buruk,” jelas Intan saat ditemui di RSUD Palagimata, Sabtu (17/12).

Ditempat yang berbeda, Umar yang merupakan paman korban menjelaskan, gizi buruk yang diderita Andi Rizki sejak ikut orangtuanya ke Kabupaten Bone sekitar dua bulan lalu. Padahal sebelum ke Bone kata Umar, Andi Rizki adalah anak yang sehat dan sangat aktif.

“Anaknya itu sehat, berangkat dari sini (Baubau) bersama ibunya antar bapaknya pulang ke kampugnya di Bone. Anaknya gemuk, jadi selama disana pas orangtuanya (ayah) meninggal, keponakan saya ini (sang ibu) susah disana. Jadi dia pulang sekitar satu bulan lalu kondisi anak ini sudah memburuk, jadi kondisi itu bukan dari sini tapi setelah pulang dari Bone,” jelas Umar saat ditemui di rumah duka.

Dikatakan, pihak keluarga korban tidak pernah mengetahui bahwa Andi Rizki dirawat di rumah sakit dengan menderita gizi buruk, dikarenakan kurangnya informasi yang diberikan sang ibu kepada pihak keluarga.

Sebelumnya, Andi dibawa ke rumah sakit dikarenakan tersedak akibat memakan mangga, dan tidak terpikir bahwa korban menderita gizi buruk.

“Setelah dimasukan ke rumah sakit sempat mau dikeluarkan karena kondisi badannya sudah mulai berat di gendong, cuman kemarin balik lagi, karena mamanya ini teledor karena mengurus itu anak cuman sendirinya, keluarga juga tidak ada yang tahu kalau anaknya masuk rumah sakit,” katanya.

Umar juga menyinggung, terkait salah satu akun yang tersebar di Facebook dengan nama akun Sri Putri BuNgsu Ode’, dimana dalam akun tersebut menyebar foto Andi Rizki dengan status bahwa pihak keluarga meminta bantuan sedekah dari orang lain yang ingin membantu korban dari segi keuangan.

“Anak ini penderita penyakit paru dan gizi buruk, ayahnya baru meninggal tiga bulan lalu, yang ingin bersedekah segera langsung ke RSUD Baubau atau bisa langsung ke saya,” tulis Sri Putri BuNgsu dalam statusnya.

Menanggapi hal itu, Umar mengatakan, pihak keluarga tidak pernah meminta bantuan dari siapapu apalagi lewat medsos. Dianggap hal itu mempermalukan pihak keluarga, mengingat keluarga korban merupakan kalangan cukup mampu dan keluarga besar.

“Kemarin saya ingin cari tahu ada yang upload foto di FB itu, hapus postingan tersebut, kenapa tidak ada konfirmasi ke kita (pihak keluarga). Tidak seperti itu kejadiannya, katanya tidak ada keluarganya padahal banyak keluarganya disini, keluarga besar disini,” tandasnya.

Selain itu, Umar belum bertemu dengan pemilik akun FB Sri Putri BuNgsu Ode’ yang memposting foto Andi Rizki serta dengan kalimat yang tanpa persetujuan dari pihak keluarga. Oleh karena itu, Umar meminta kepada yang bersangkutan untuk menghapus postingan yang diuploadnya sesegera mungkin.(*)