Prosesi Serbutan 65 Penerima Bantuan Stimulan Rumah Swadaya di Buto

Peliput: Gustam

PASARWAJO, BP- Sebanyak 65 orang penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Buton menerima buku tabungan.

Serah Terima Buku Tabungan (Serbutab) tersebut disaksikan langsung Bupati Buton La Bakry, didampingi Wakil Bupati Buton Iis Elianti dan Sekretaris Daerah (Sekda) Buton La Ode Zilfar Djafar, di Aula Kantor Bupati Buton, selasa (13/10).

 Prosesi Serbutan 65 Penerima Bantuan Stimulan Rumah Swadaya di Buto
Penerima Bantuan Stimulan Rumah Swadaya di Buton

Bantuan anggaran yang diberikan kepada penerima berjumlah Rp 17,5 juta, terdiri dari Rp 15 juta biaya material, Rp 2,5 juta biaya tukang. Pencairannya langsung direkening penerima.

“Karena kita diburu waktu, pencairannya satu kali, Rp 17,5 juta,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Buton, Nurul Kudus Ako saat dikonfirmasi Baubau Post seusai Serbutab.

BACA JUGA: Pemda Upayakan Kuota Bantuan Rumah Swadaya Buton Tahun Depan Lebih Banyak

“Harusnya kan dua dia tahap, tahap pertama 30 persen, tahap kedua 70 persen, tapi karena kita mengingat waktu, karena sekarang sudah bulan Oktober, makanya kita lakukan (pencairan-red) satu kali,” jelasnya lebih lanjut.

Kudus menjelaskan, calon penerima bantuan diusulkan melalui pemerintah desa, kemudian diverifikasi kembali apakah calon penerima tersebut memenuhi kriteria atau tidak.

“Diusulkan dari desa, kemudian diverifikasi oleh pendamping, jadi walaupun desa itu mengusulkan 20, setelah diverifikasi tidak memenuhi, kita rubah,” jelasnya.

Karena kepepet waktu, Kudus menargetkan akan merampungkan pembangunan rumah swadaya tersebut pada pertengahan bulan Desember. “Insya Allah kami targetkan (perampungan program-red) sampai pertengahan Desember,” targetnya. (*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest