WANGI-WANGI, BP – Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Wakatobi, terjadi peningkatan jumlah penerima beasiswa Program Pendidikan Bersinar. Diketahui, progres perkembangannya mulai terlihat sejak tahun 2017 hingga 2019 lalu.

Hal ini diungkapkan Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTKK) Bidang Paud Nurmasi SPd MM saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (08/01). Dikatakannya, beasiswa pendidikan bersinar meliputi beasiswa S1 umum, S1 Kedokteran, dan S2 Kedokteran dan MOU.

” Dari tahun 2017 itu sebanyak 89 orang, kemudian ditahun 2018 meningkat menjadi 340 orang, dan di tahun 2019 semakin mengalami peningkatan hingga mencapai 514 orang penerima,” ungkapnya.

Dijelaskannya, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penerimaan pendaftaran mahasiswa berprestasi, mahasiswa yang melakukan pendaftaran langsung diterima berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Strata satu (S1) Eksata 3,00, sementara untuk S1 non Eksata IPK sebesar 3,25. Jika ada mahasiswa yang melakukan pendaftaran namun tidak memenuhi standar IPK maka langsung dinyatakan gugur.

” Saya melihat ada dua pengaruh dari peningkatan ini, yang pertama adalah tersosialisasikannya Program Pendidikan Bersinar, dan yang kedua mahasiswa termotifasi secara langsung karna mereka yang berprestasi mendapat perhatian dari Pemda Wakatobi,” katanya.

Untuk diketahui pula, implementasi beasiswa program pendidikan bersinar mengacu pada Peraturan Bupati (Perbub) Wakatobi No 10 tahun 2017 tentang tata cara pemberian bantuan biaya pendidikan dan beasiswa Pemerintah Kabupaten (Pemda) Wakatobi.

” Pembagian ada aturan mainnya, yang S1 itu batas maksimalnya 5 juta perorang dalam pertahun. Kalo S2 maksimalnya 15 juta sementara kalo kedokteran agak fleksibel, terlebih mereka merupakan jurusan yang dibutuhkan oleh daerah sehingga anggarannya agak diprioritaskan,” tandasnya.

Peliput: Zul Ps

Pin It on Pinterest