Peliput: Gustam Editor: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Untuk menertibkan para pedagang ikan basah di Kelurahan Bonebone dan penjual ikan bakar disekitar pos dua, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan mencarikan alternatif untuk relokasi mereka. Hal ini agar tidak mengganggu pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki.

Kasatpol PP, Drs Syamsul Bahri MSi mengatakan, Pemerintah Kota Baubau tidak akan mematikan usaha mereka, namun lebih kepada kenyamanan bersama. Untuk sementara, tengah dicarikan lokasi yang tepat di Pasar Wameo.
“Kita akan carikan alternatif, agar usahanya tetap berjalan dan tidak mengganggu ketertiban. Kita akan kondisikan tempat kosong dikawasan Pasar Wameo, seperti sekitar jalan pinggir laut itu,” katanya.

Lanjutnya, untuk menangani masalah tersebut, tidak dengan penggusuran. Namun lebih kepada pendekatan persuasif, karena menurutnya hal ini lebih efektif untuk merubah sikap masyarakat.

“Memang harus pelan-pelan kita lakukan, tidak boleh langsung digusur begitu saja, tapi kita akan sosialisasikan dulu kepada mereka,” tutupnya.

Sementara itu ditempat berbeda, Wakil Wakil Ketua I DPRD, La Ode Yasin Mazadu mengatakan, setuju dengan Pemerintah Kota Baubau untuk memindahkan penjual di Bonebone dan penjual ikan bakar di pos dua. Namun harus terlebih dahulu disiapkan fasilitas maupun lokasi yang memadai.

“Dalam rangka menertibkan kota, mereka itu perlu kita siapkan sarananya, agar jangan berjualan di trotoar, karena akan mengancam keselamatan pengguna jalan, dan agar tidak menggangu badan jalan,” ungkapnya. (#)

Pin It on Pinterest