Peliput: Darson

BURANGA, BP – Ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Kulisusu Utara dan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara (Butur) terus dilakukan pengaspalan. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Butur menargetkan pekerjaan tersebut bakal selesai bulan Maret tahun ini.
Pekerjaan jalan tersebut sudah menyedot anggaran sebesar Rp 12 miliar yang bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK) tambahan diporsikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2016. Berdasarkan data yang dibeberkan Dinas PU, proses pengaspalan sudah mencapai sekitar 60 persen dari total panjang ruas jalan mencapai 63 kilometer.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PU Butur, Wawan Wardayah mengatakan, anggaran DAK sebesar Rp 12 miliar tersebut tidak cukup untuk mengaspal seluruh ruas jalan itu. Dimana, sebagian hanya akan dilakukan pengerasan.
Meskipun tidak diaspal semuanya, namun pria yang juga menjabat sebagai sekretaris Dinas PU Butur memastikan, jalan poros Waode Buri-Labuan tetap akan mulus dan akan mudah dilintasi kendaraan roda dua maupun empat.
“Awalnya anggaran yang diporsikan untuk pengaspalan jalan yang menghubungkan Waode Buri-Labuan sebesar Rp 20 miliar. Namun, realisasinya hanya Rp 12 miliar yang disalurkan. Terjadi pemangkasan sebesar Rp 8 milliar. Masa pekerjaan jalan sepanjang 63 kilo meter selama 50 hari dan ditarget rampung Maret 2017 mendatang,” kata Wawan Wardansyah ketika ditemui di ruang kerjanya, kemarin.
Wawan panggilan akrabnya, tidak bersedia menjelaskan secara detail apa penyebab anggaran yang diporsikan pengaspalan jalan tersebut dipotong sebesar Rp 8 miliar. Hanya saja, menurut dia kebijakan penambahan atau pemotongan tergantung pemerintah pusat.
Pekerjaan jalan sepanjang 63 kilo meter tersebut dikerjakan oleh tiga perusahaan dari Kendari. Satu perusahaan mendapatkan satu paket pekerjaan dengan masa waktu pekerjaan 50 hari.”Memang ada beberapa pekerjaan yang tidak rampung dikerja tahun lalu dan telah diberikan sanksi. Kini, pekerjaannya dilanjutkan tahun 2017 dan insya Allah ditargetkan rampung Maret mendatang,”pungkasnya. (*)

Pin It on Pinterest