Pewarta : Alyakin

BAUBAU, BP – Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Baubau, Teguh Santoso SH MH ciptakan berbagai inovasi untuk mempermudah masyarakat kepulauan buton dalam urusan pembuatan paspor.

Inovasi yang diciptakan diantaranya, paspor Imigrasi Baubau sekolah, desa dan komunitas (Imbusdeka). Pelayanan jenis ini di buka pada hari Sabtu dan Minggu. Selain itu, pihaknya juga melakukan inovasi pelayanan pembuatan paspor di Lippo plaza Buton, kota mara.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Baubau, Teguh Santoso SH MH

“Kalau Lippo Plaza ini kan merupakan pusat pembelajaran modern bukan hanya didaangi oleh warga Baubau, tapi juga daerah-daerah lain yang masuk dalam cakupan kepulauan Buton. Jadi kita lakukan inovasi melakukan di sana. Kan kita berkunjung di Lippo, belanja, jalan-jalan tiba-tiba lihat ada gerai pelayanan membuka pasport, kan lebih mudah,” tuturnya.

Dibukanya pelayanan pada weekend yaitu Sabtu dan Minggu kerena pihaknya menganggap sebagian besar masarakat kepulaun buton sibuk di hari senin sampai jumat. Kata dia, masyarakat bisa belanja sambil mendengar informasi ke Imigrasian.

Sementara pelayanan di Kotamara dilakukan untuk melayani penyadang disabilitas atau orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, atau sensorik.

“Kalau mereka sudah tau mereka bisa melakukan pembuatan paspor, pembuatan paspor paling cepat tiga hari dan paling lama satu mingggu setelah mendaftar,” terangnya.

Teguh Santoso mengatatakan, sebagian besar masyarakat Kepulauan Buton membuat paspor jenis 48 dengan tujuan umroh dan kerja di luar negeri (TKI).

“Masyarakat Kepulauan Buton rata-rata mereka melaksanakan ibadah Umroh, untuk masalah harga sudah jelas, masyarakat membayar di Kantor Pos atau bank dengan biaya Rp 350 ribu per pasport,” katanya.

Inovasi lainnya yaitu Imigrasi memprogramkan Imecs Imigrasi Baubau emergensi dengan tujuan untuk pemohon yang sakit, misalnya pemohon tidak bisa berjalan sehingga petugas imigrasi yang datang di rumah pemohon dan rumah sakit untuk memberikan pelayanan.

“Kita juga melakukan perjanjian kerja sama (PKS) dengan Kantor Pos Baubau sejak tanggal 19 Oktober 2020 berupa pengantaran yang dilakukan petugas pos ke alamat pemohon, sehingga masyarakat tidak lagi repot mengambil paspornya di Kantor Imigrasi,” katanya,

baca juga: Nasdem Baubau Beri Peluang Diluar Kader Daftar Jadi Bacaleg di Nasdem

Teguh Santoso mengungkapkan wilayah kerja Imigrasi kelas III Kota Baubau meliputi Kota Baubau, Busel, Buton, Buteng, Butur, Muna, Muna Barat, dan Pulau Kabaena.(*)