Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP-Dalam rangka menyongsong Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, Pelaksana tugas (Plt.) Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse menghimbau, agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk ikut berperan dalam memberikan penguatan terhadap pengembangan Limbo Wisata.


Himbauan tersebut disampaikan La Ode Ahmad Monianse, saat menghadiri pertemuan tentang Penguatan Pada Limbo Wisata di Kota Baubau, dalam menyongsong ADWI 2022. Rapat yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata tersebut, dilaksanakan di aula lantai 2 Kantor Walikota Baubau, Selasa (1/3/2022).
La Ode Ahmad Monianse mengatakan, potensi wisata di Kota Baubau masih sangat banyak, dan jika dalam pembenahannya ditata dengan baik, maka sektor tersebut dapat memberikan kontribusi yang besar untuk pembangunan daerah. Selain itu, juga memiliki peluang untuk mengikuti program ADWI 2022.
“Kota Baubau memiliki peluang untuk mengikuti program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022 ini. Di mana, pariwisata harus kembali kepada komunitas terkecil, dan Kita di Kota Baubau memilih nama yang tepat dengan kearifan lokal kita yaitu Limbo Wisata sebagai penamaan untuk keikutsertaan kita dalam mencapai anugerah itu,” ujar La Ode Ahmad Monianse.
Orang nomor satu di Kota Baubau ini menambahkan, ADWI tersebut tidak di tinjau dengan penilaian seperti kota sehat, namun di perlombakan dalam bentuk video atau dokumentasi digital. Untuk itu pihaknya berharap, seluruh OPD terkait ikut terlibat dalam pengembangan Limbo Wisata atau Desa Wisata guna meraih prestasi tersebut.
Lebih lanjut La Ode Ahmad Monianse mengatakan, Anugrah Desa Wisata pada prinsipnya bukan prestasi yang akan dicapai oleh dinas pariwisata saja. Namun hal tersebut akan menjadi prestasi Kota, sehingga menjadi tanggung jawab semua komponen untuk berkolaborasi. Baik dari OPD terkait maupun masyarakat dari Limbo Wisata tersebut.
“Harus ada kolaborasi dari semua pihak, baik dari OPD terkait maupun dari masyarakat yang ada di sekitar Limbo Wisata. Karena ini bukan hanya tanggung jawab dari Dinas Pariwisata, namun merupakan tanggung jawab kita semua.

baca juga:Aktifis Forwead Desak Pemkot dan DPRD Baubau 3×24 Jam Sidak Lapangan untuk Cek Kelangkaan Minyak Goreng dan Harga Minyak Tanah Diatas HET

Jika itu kita lakukan, maka saya percaya Anugerah Desa Wisata Indonesia yang menjadi harapan kita semua, itu bisa kita raih,” pungkasnya.(**)