Peliput: Hengki TA

BAUBAU, BP – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Baubau, menggelar rekonstruksi kasus pembusuran yang dilakukan oleh inisial DI (17) dan JH (22) kepada Dewi Nur Putri (17) warga Kelurahan Wajo, Kecamatan Murhum pada 17 November lalu. Pada rekonstruksi itu dilakanakan di Jl Ponegoro, tepatnnya didepan asrama Polres Baubau, Selasa (13/12).

Jalannya kegiatan rekonstruksi tersebut, dimulai dari saat pelaku membuntuti korban, kemudian proses pembusaran, hingga saat kedua pelaku melarikan diri dan membuang barang bukti berupa katapel yang digunakan untuk melakukan aksinya.

Kapolres Baubau AKBP Suryo Aji SIk melalui Kasat Reskrim Polres Baubau, AKP Diki Kurniawan SIk, mengatakan mulai membututi korban dari arah Tana Abang menuju Lampu Merah Kilo Satu, pada saat dilokasi kejadian tersangka DI melepaskan busurnya kepada korban yang tepat mengenai pungunggunya.

“Setalah melakukan aksinya, kedua tersangka berbalik arah kemabli menu tana abang, menuju kedepan Lr Pecek dan membuang ketapel yang digunakn untuk membusur dibawa Gode-gode, dan meraka berpisah kemudian bersembunyi,” jelasnya.

Berdasarkan pengakuan kedua pelaku, Dewi Nur adalah korban salah sasaran pembusuran, dimana keduannya mengirah korban adalah seorang pria yang. “Untuk motif dari kedua pelaku yaitu salah sasaran, tidak ada motif lain,” tuturnya.

Pada edisi Baubau post sebelumnya, Pihak Satreskrim Polres Baubau setelah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan informasi, pada 01 Desember pihaknnya berhasil mengamankan dua orang yang diduga pelaku pembusuran tersebut, dimana kedua pelalu tersebut merupakan warga Lorong Pencek, Kelurahan Wangkanapi Kecamatan Wolio.

Pihaknya juga telah melakukan tahap satu, dengan mengirimkan berkas di Kejaksaan Negeri Baubau. Sedangkan kedua pelaku ditahan di rumah tahanan Lapas Kelas II Baubau.

“Besok (hari ini, red.), kita sudah laksanakan tahap dua, dengan menyerahkan kedua pelaku dan barang buktinya di Kejaksaan Negeri Baubau” tutupnya.(*)