Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP- Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Pengamanan (Satpam) ke-41, Polres Baubau mengajak seluruh personil Satpam untuk meningkatkan sinergirtas dalam menjaga Kamtibmas dan penanggulangan Covid-19 diwilayah kerjanya.

Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo, S.I.K saat membacakan amanat Kapolri Drs.Listyo Sigit Prabowo,M.Si., pada peringatan HUT Satpam di Aula Kemitraan Polres Baubau, Rabu (02/02) mengatakan, saat ini Indonesia masih diselimuti Pandemi Covid-19 yang juga masih dialami oleh negara lain, bahkan pada akhir tahun 2021 telah muncul varian baru Covid- 19 yakni Omicron, yang menurut para ahli penyebarannya lebih cepat dibandingkan varian pertama. Dengan kondisi tersebut, Satpam yang merupakan mitra Polri sepantasnya ikut bersama-sama bertanggung jawab melakukan pencegahan, salah satunya dengan meningkatkan pengawasan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) kepada setiap orang yang masuk diwilayah kerjannya.

Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo S.I.K saat membacakan amanat Kapolri pada Hut Satpan ke-41

” Bertindaklah dengan tegas dan humanis untuk menegur dan mengingatkan kepada setiap orang yang tidak patuh terhadap Protokol Kesehatan, utamanya penggunaan masker,” ujar AKBP Erwin Pratomo.

Dikatakan, upaya penegakan Prokes merupakan salah satu aspek kegiatan Satpam dalam menciptakaan situasi Kamtibmas yang kondusif dilingkungan kerjanya dan Polri merasa terbantu dengan kinerja tersebut. Polri menyadari dengan keterbatasan personil, sarana prasarana dan anggaran dibutuhkan kerjasama yang baik dengan semua pihak, khususnya satuan pengamanan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di masyarakat seperti kawasan industri, perkantoran, tempat wisata dan lainnya.

” Disinilah peran satuan pengamanan dalam mengembaan tugas Polri dilingkungan kerjanya untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif,” ucapnya.

baca juga: Pembukaan Masa Sidang Kedua, Dewan Agendakan Pemberhentian Alm Walikota Dr HAS Tamrin dan Pengusulan Walikota Baubau Definitif La Ode Ahmad Monianse

Lanjut ia mengatakan, untuk pemuliaan profesi satuan pengamanan, Polri telah berupaya mewujudkam regulasi berupa Perkapolri no 4 tahun 2020, sebagai payung hukum dan tuntunan dalam melaksanakan tugas. Perkapolri tersebut dapat dikatan sebagai awal reformasi bagi satuan pengamanan.

” Adanya pengakuan hukum bahwa satuan pengamaanan sebagai profesi, bukan sebagai tukang jaga keamanan semata,” tuturnya. (*)

Comments are closed.