Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP- Polres Buton Utara berhasil meringkus pelaku tindak pidana pencurian dengan Pemberatan (Curat). Dimana pelaku membobol brankas kantor BMT Amanah Cabang Ereke, jalan Waode Bilahi no. 5, Kelurahan Lipu, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton utara.

Kasat Reskrim Polres Buton Utara, AKP Laode Sumarno, S.Sos saat dihubungi media, Kamis (07/04) mengatakan, pihaknya berhasil mengungkap pelaku tindak pidana pembobolan brankas kantor BMT Amanah Cabang Ereke yang dilakukan oleh tersangka GF (41) tahun, pada Senin (21/03) sekitar pukul 21.00 wita.

Kasat Reskrim Polres Buton Utara, AKP Laode Sumarno, S.Sos (tengah) saat memperlihatkan alat yang dilakukan oleh pelaku pembobolan brankas BMT Amanah Cabang Ereke

” Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku yakni, papan cuk bersama kabel, 1 unit gurinda, sebuah alat pencungkil, uang hasil pemboban sebanyak Rp. 6.237.000. Sementara barang yang dirusak pelaku antara lain 1 unit berangkas, 1 unit cctv, kunci pintu,” ujar Laode Sumarno.

Dikatakan, adapun awal mula diketahuinya aksi pembobolan tersebut berdasarkan laporan Pran Sofian yang sebelumnya terlebih dahulu dihubungi via seluler oleh karyawan BMT Amanah yang menyampaikan jika kantor BMT Amanah telah dibobol. Pelapor segera menuju lokasi kejadian yang telah dikerumuni banyak orang.

” Setelah itu, pelapor bersama pihak Kepolisian membuka ruang Menejer untuk meliha CCTV, namun setelah diperiksa CCTV tersebut tidak menyimpan rekaman. Kemudian pelapor pergi keruang brangkas dan setibanya diruang brangkas pelapor sudah melihat pintu ruang brankas sudah dalam kondisi tidak terkunci dan ruangan brangkas sudah terhambur, sedangkan brangkas uang sudah dalam kondisi rusak pada bagian belakang,” terangnya.

Lanjut ia mengatakan, mendapat laporan tersebut Polres Buton Utara melalui Tim Waletnya bergerak cepat untuk melakukan pemburuan dan berhasil mengamankan tersangka GF pada Jumat (25/03), sekitar pukul 15.00 wita, bertempat di Desa Kalibu Kecamata Kulisusu, Kabupaten Buton utara.

baca juga: Polres Buton Utara Serahkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa Kasulatombi ke Kejaksaan Muna

” Dalam perkara dugaan Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan sebagai mana di maksud dalam Pasal 363 Ayat (1) ke-3 dan ke-5 KUHP Subs. Pasal 362 KUHP. Pelaku dijerat dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara,” tutupnya. (*)